Bank PD Kredit Tumbuh Dua Digit

Denpasar (Bisnis Bali) – Kalangan perbankan masih menaruh keoptimisan jika penyaluran kredit pada tahun ini masih mampu tumbuh dua digit. Bank percaya diri (PD) mencapai pertumbuhan kredit dua digit dengan cara berusaha menjaga dan memperbanyak debitur yang berkualitas.

Manajer dana bank swasta nasional, Yuliani di Sanur, Rabu (24/10) mengatakan, bank PD kredit tumbuh harus dipupuk setiap harinya dengan asumsi aktivitas ekonomi di Bali yang tumbuh, khususnya di sektor pariwisata dan pendukungnya.

“Potensi pertumbuhan kredit double digit berarti di atas 10 persen,” katanya.

Pendorong pertumbuhan kredit pada semester II/2018 masih dari sektor korporasi, komersial dan kredit usaha kecil dan menengah (UKM). Selain itu, perbankan terus berupaya agar likuiditas tidak mengalami kesulitan pada akhir tahun dengan penyaluran kredit yang agresif.

Regional Head PT Bank Danamon Bali-Nusa Tenggara, I Gusti Agus Indrawan mengatakan, pertumbuhan kredit dua digit masih berpeluang pada semester II ini seiring tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap perbankan. Perbankan pun terus meningkatan kualitas produk dan layanan untuk bisa melayani nasabah lebih baik.

“Setiap perusahaan tentu sudah memperhitungkan plan A dan B di tengah kondisi ekonomi saat ini,” katanya.

Secara keseluruhan hingga semester I, kualitas kredit membaik dengan memperbanyak debitur berkualitas. Selain itu, ia tetap menjaga hubungan baik dengan konsumen, khususnya dalam penagihan kredit agar tidak macet. Membaiknya pertumbuhan kredit juga terlihat dari penurunan NPL yang disebabkan banyak hal seperti kualitas kredit membaik, kualitas aset membaik dan collection juga berjalan dengan benar.

Nasabah yang dimungkinkan sibuk atau lupa membayar kredit, kini SDM bank mendatangi untuk segera melakukan pembayaran cicilannya.

“Bagi yang menunggak secepatnya kami selesaikan, termasuk kami melihat penanganannya dari proses awal sebelum mencairkan kredit,” jelasnya.

Harapannya dengan mekanisme tersebut, NPL bisa diperoleh serendah-rendahnya hingga akhir tahun. Sebelumnya Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra, Hizbullah berharap pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) dan kredit perbankan di Bali 8-12 persen selama 2018. OJK optimis kalangan perbankan bisa mencapai pertumbuhan DPK dan penyaluran kredit angka tersebut hingga akhir tahun. (dik)