Potensi Kredit Mobil Baru Optimis Naik

Denpasar (Bisnis Bali) – Memasuki Oktober-Desember kondisi ekonomi diyakini tak banyak gejolak sehingga kalangan pebisnis otomotif berkeyakinan berpegaruh pada penjualan kendaraan roda empat. Penjualan optimis akan terkatrol naik hingga tutup tahun.

“Bila tidak ada bencana alam maupun kondisi global kami optimis daya beli masyarakat Bali terhadap kendaraan baru tetap tumbuh. Kredit mobil baru masih terbuka,” kata marketing salah satu diler mobil di Sanur, Yudiawan.

Ia mengaku masih menaruh harapan positif pada penjualan akhir tahun akan sesuai target. Menutup akhir tahun mendatang, kredit mobil akan masih tumbuh. Walaupun ada kabar suku bunga perbankan akan naik, harapan kini semoga suku bunga kredit otomotif juga bisa menyesuaikan.

Bila kondisi ekonomi membaik maka kredit mobil baru relatif mengalami peningkatan, terutama jenis city car. Peningkatan permintaan rata-rata 10-20 persen setiap bulannya. Membaiknya kredit mobil karena adanya program-program baru yang dikeluarkan setiap diler mobil.

“Mobil keluarga tetap yang paling dominan diminati masyarakat saat ini. Itu tidak bisa dihindari karena tren mobil dengan jumlah penumpang 7 penumpang masih membooming di masyarakat,” katanya.

Selain program baru seperti paket harga promo, banyaknya masyarakat melirik mobil karena adanya varian yang baru dilaunching. Dapat dikatakan seluruh merek mobil akan mengelurkan paket mobil baru akhir tahun ini, atau paling lambat awal 2019. Otomatis kondisi ini menjadi pilihan masyarakat, terutama kalangan anak muda dan pebisnis.

Untuk mobil sport, ia mengatakan, pasar tetap antusias membeli sport dan hatchback. Segmen pasar telah terbentuk sendiri antara mobil keluarga, sport dan hatchback maupun niaga.

“Rata-rata penjualan mobil tahun ini optimis meningkat khususnya sistem kredit masih menjadi pilihan utama masyarakat,” ujarnya. (dik)