Wayan Suryani memegang keben dengan hiasan kerang

Tabanan (Bisnis Bali) – Pangsa pasar hasil inovasi kerajinan keben dengan hiasan pernak-pernik kerang yang dihasilkan perajin dari Desa Kukuh, Marga, Tabanan tak hanya terserap ke pasar lokal, namun telah menembus pasar antarpulau. Kondisi tersebut sejalan dengan keunikan tampilan dan kualitas hasil yang ditawarkan.

Salah satu pengrajin, Wayan Suryani di Tabanan, Minggu (21/10) mengungkapkan, memanfaatkan bahan baku kerang merupakan pengembangan inovasi dari bentuk keben yang telah ada sebelumnya. Imbuhnya, inovasi tersebut, bahkan juga diadopsi untuk pembuatan bokor dan tempat upakara lainnya.

“Sebelumnya saya juga berinovasi dengan menggunakan pernak-pernik kaca pada hisan keben dan tempat upaka lainnya. Namun karena saat ini hiasan menggunakan kaca makin banyak yang memakai, maka saya mencoba hal baru dengan menggunakan kerang,” tutur Suryani yang telah menekuni usaha pembuatan keben ini sejak 10 tahunan silam.

Selama ini permintaan pasar untuk beragam tepat upakara dengan hiasan kerang ini cukup menjanjikan, bahkan permintaan tidak hanya datang dari pasar lokal saja, namun pihaknya juga beberapa kali menerima order dari pasar antarpulau. Yakni, Sulawesi. Katanya, untuk pangsapasar Sulawesi salah satunya yang diminati adalah untuk jenis keben dengan hiasan kerang.

“Pengiriman untuk antarapulau ini memang tidak tentu jumlahnya, namun rata-rata mencapai puluhan buah sekali pengiriman,” ujarnya.

Di sisi lain akuinya, selama ini untuk kebutuhan bahan baku kerang sebagai hiasan masih dipasok dari Jawa. Itu karena kerang untuk hiasan yang terdiri dari enam jenis kerang dengan ukuran yang berbeda ini sangat susah ditemukan di Bali selama ini, sehingga harus memesan ke Jawa. Katanya, sekali pemesanan kerang, biasanya mencapai 100 kilogram per jenis kerang.

“Order bahan baku kerang ini, biasanya kami sesuaikan dengan jumlah order yang diterima selama ini,” tandasnya.

Sementara itu, harga yang ditawarkan untuk kerajinan berhiasan kerang ini bervariasi didasari kerumitan desain dan variasi kerang yang dipakai. Namun rata-rata harga dibandrol Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu per buah. (man)