SERAHKAN PIALA - Kepala DLHK Kota Denpasar I Ketut Wisada bersama Anggota DPRD Kota Denpasar Ketut Budha saat menyerahkan piala dan piagam kepada juara lomba kali bersih di bantaran Tukad Buluh, Penatih.

Denpasar (Bisnis Bali) – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar melalui Kegiatan Koordinasi Pengelolaan Program Kali Bersih (Prokasih) telah melaksanakan lomba sungai bersih yang diikuti 20 desa/kelurahan yang memiliki aliran sungai.

Ketua Panitia Penobatan Juara Ni Made Reti mengatakan, kegiatan lomba ini untuk meminimalisasi ancaman terhadap pencemaran air sungai. Karena laju pertumbuhan penduduk yang tinggi terjadi degradasi kualitas air sungai. Keterlibatan masyarakat dalam menjaga air sungai menjadi sangat penting, sehingga tidak hanya membebani pemerintah saja.  Partisipasi masyarakat ini diharapkan dapat saling menguntungkan antar komponen yang ada, yakni pemerintah dan masyarakat itu sendiri.

“Untuk mewujudkan upaya pengendalian pencemaran air sungai, Pemkot Denpasar telah memiliki program kali bersih (prokasih). Melalui program tersebut digelar lomba sungai bersih,” ujar Reti. Selain menggelar lomba sungai bersih, pihaknya juga sudah mengadakan sekolah sungai yang diikuti oleh 20 sekolah di Denpasar. Pada tingkat SMP sebanyak 7 sekolah dan SD  sebanyak 13 sekolah. Kegiatan ini dilakukan selama tiga hari, yakni pada 13 sampai 15 Agustus lalu.

Sementara  Kepala DLHK Kota Denpasar I Ketut Wisada menegaskan Denpasar yang tumbuh dengan pesat menjadi kota metropolitan juga muncul dampak ikutannya. Salah satunya, penurunan kualitas lingkungan, seperti pencemaran udara, tanah dan air. Ini merupakan persoalan universal yang saling terkait satu dengan yang lainnya.

Poin tertinggi diraih Kelurahan Penatih (Tukad Buluh) dengan skor 25,47, disusul Desa Padangsambian Kaja (Tukad Mati bagian tengah) 24,63, poin ketiga diraih Kel. Kesiman (Tukad Pendem) dengan skor 24,10, berikutnya Kel. Sumerta (Tukad Lobong) 23,59, berikutnya Kel. Ubung ((Tukad Mati tengah) 23,45 dan posisi keenam diraih Desa Dauh Puri Kaja (Tukad Tagtag) dengan skor 22,42.   (sta)