Denpasar (Bisnis Bali) – Memberikan pelayanan prima bukan hanya mampu melayani nasabah bertransaksi. Namun penting juga fasilitas tempat yang lebih representatif. BPR Artha Bali Jaya mulai 19 Oktober lalu menempati gedung baru yang lebih representatif dari sebelumnya. Dengan pelayanan maksimal BPR ABJ mampu menambah nasabah baik debitur maupun kreditur. Hal ini ditegaskan Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 1 Kantor Otoritas Jasa Keuangan Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, Armen saat Grand Opening gedung baru PT BPR ABJ baru-baru ini di Jalan Pudak 101 Batubulan Sukawati Gianyar.

Menurut Armen, pertumbuhan BPR di Bali masih bagus. Namun dampak ekonomi global yang berpengaruh pada ekonomi nasional dan tingkat nasional juga berdampak pada daerah. Untuk itu pelaku jasa keuangan tetap berhati-hari. BPR ABJ mampu membuktikan pertumbuhan aset sampai 10 persen.

Ketua DPD Perbarindo,  I Ketut Wiratjana berharap BPR ABJ mampu meningkatkan pelayanan. ”Dengan primanya pelayanan mampu memberikan rasa aman dan nyaman nasabah. Selain itu dalam perkembangan teknologi akses IT sangat penting dan cukup modal,” jelasnya.

Sementara itu Direktur Utama PT. BPR Artha Bali Jaya, Drs. I Made Kerta yang didampingi Direktur Kepatuhan, Desak Ayu Putu Ngurah Miradewi S.Pd., mengakui pihaknya senantiasa dituntut dapat memberikan pelayanan yang profesional kepada seluruh stakeholder. Pelayanan yang lainnya tentu juga tak kalah penting dan akan menjadi prioritas, pelayanan menjadi harapan masyarakat yang berorientasi kepada pemenuhan kepuasan pemangku kepentingan yang dilakukan dengan sepenuh hati, transparan, cepat, hemat dan akuntable.

Menurutnya, BPR ABJ yang didirikan pada 1989 dengan visi menjadi kelembagaan keuangan kepercayaan masyarakat. Dan misi meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Memberikan pelayanan prima dalam pembiayaan UMKM serta menyediakan produk dan jasa perbankan lainnya. Mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas dan profesional. (sta)