Gianyar (Bisnis Bali) – Pemerintah sudah mencanangkan Oktober sebagai bagian bulan inklusi keuangan. Dalam rangkaian bulan inklusi keuangan ini, BPR Kanti menyelenggarakan kegiatan edukasi literasi keuangan menggandeng sejumlah lembaga terkait dalam seminar Kesetaraan Gender, Pramuka Menginspirasi dan Seminar Melek Digital, guna mengajak masyarakat khususnya generasi muda gemar menabung.

Melalui inklusi keuangan, Made Arya Amitaba mengajak generasi muda sejak dini menabung. Ia sangat mendukung program gemar menabung yang dicanangkan pemerintah dan sektor perbankan. Gemar menabung ini pada prinsipnya mengajak generasi muda memikirkan masa depannya.

Untuk meraih masa depan gemilang, generasi muda mesti menerapkan cara hidup hemat dan gemar menabung. “Jadi menabung ini prinsipnya bukan besarnya uang yang dikumpulkan, tetapi bagaimana kita berhemat untuk persiapan ke depannya,” ucap Amitaba.

Untuk itu ia mengajak semua stakeholder terkait untuk menyatukan tekad dalam percepatan akses keuangan di Indonesia. “Kita mengajak generasi muda dan pramuka lebih dini mengenal dan mengakses produk perbankan,” katanya.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengajak pramuka dan generasi muda untuk gemar menabung. Generasi muda jangan melihat besar atau kecilnya tabungan melainkan menjadikan kebiasaan gemar menabung sebagai tren. ” Menabung tidak hanya untuk diri sendiri tetapi untuk menggarap peluang ke depan,” ucapnya. (kup)