Bank masih Optimis Pertumbuhan Kinerja

Mangupura (Bisnis Bali) – Perbankan masih optimis kinerja lembaga keuangan tetap tumbuh hingga akhir tahun. Bank melakukan berbagai terobosan dan efisiensi di tengah kondisi ekonomi global dan nasional saat ini.

Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso di Kuta mengatakan, kinerja perbankan masih mampu tumbuh sesuai harapan. Itu terlihat dari perkembangan kinerja bank sinergi antara Bank Mandiri dan PT Taspen pada September 2018 untuk total aset mencapai Rp17,84 triliun atau tumbuh sekitar 41 persen, sedangkan posisi dana pihak ketiga mencapai Rp13,52 triliun atau tumbuh sampai dengan 55,1 persen. Begitupula penyaluran kredit mencapai Rp14,31 triliun atau meningkat sampai 56,4 persen. Sementara itu, khusus untuk penyaluran kredit pensiunan menembus Rp12,72 triliun dengan persentase tumbuh 82 persen.

“Dari kondisi tersebut, bank mampu meraup laba bersih yang dihasilkan mencapai Rp259,5 miliar atau naik sampai dengan 135,8 persen dari periode tahun sebelumnya,” katanya.

Melihat kondisi tersebut, Jos biasa ia disapa menaruh keoptimisan hingga akhir tahun bank masih berkinerja positif. Bank pun fokus menargetkan dapat menggaet makin banyak pensiunan yang dilayani tahun ini dengan mengandalkan program wirausaha pensiunan. Pertumbuhan kredit bagi wirausaha pensiunan ini berpotensi tumbuh tinggi.

Program ini memberikan pendampingan hingga ke pasarnya, apabila ada nasabah berminat merintis jalan sebagai pengusaha. Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 220 jaringan yang tersebar di 28 provinsi. (dik)