Singaraja (Bisnis Bali) – Dalam rangka meningkatkan jejaring pemasaran antar kelompok nasabah ULaMM khususnya di wilayah Singaraja, PT Permodalan Nasional Madani cabang Singaraja, mengadakan pelatihan bertajuk “Pengembangan Kapasitas Usaha untuk Peningkatan Daya Saing UMKM melalui Pola Kelompok” di Balai Desa Tigawasa, pada Jum’at (19/10). Kegiatan program kelompok usaha kerajinan Anyaman Bambu dihadiri 77 peserta yaitu nasabah ULaMM Seririt, dan pelaku UKM di wilayah Desa Tigawasa Kota Singaraja.

Tujuan kegiatan ini untuk peningkatan kompetensi wirausaha mitra ULaMM cabang Singaraja di era milenial dan memberikan motivasi usaha untuk meningkatkan kinerja. Selain itu kegiatan ini juga merupakan customer retention berupa pengembangan loyalitas nasabah ULaMM dengan pola pembinaan melalui pendidikan dan pelatihan, sarana penambahan nasabah baru dan top up berkualitas.

Serta memasyarakatkan brand image PNM, sebagai BUMN yang memiliki uniqueness tersendiri dalam menjalin kemitraan terhadap nasabah ULaMM dan sebagai raw model program pengembangan kelompok pengusaha mikro yang mandiri dan berkesinambungan.

Pelatihan menghadirkan narasumber Kabag Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Buleleng, Wayan Biasari Ariantara. Program pengembangan kapasitas usaha melalui pelatihan dan pendampingan kepada nasabah ULaMM cabang Singaraja merupakan salah satu realisasi program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang diperuntukan bagi UMKM.

PNM merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang ekonomi kerakyatan melalui pembiayaan, pendampingan dan jasa manajemen kepada pelaku usaha ultra mikro, mikro, kecil dan menengah (UMKM).

PNM memiliki dua produk unggulan, yaitu Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) yang khusus memberikan pembiayaan usaha kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah yang disertai dengan program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU). Program PKU memberikan pelatihan, pendampingan serta jasa menajemen kepada nasabah ULaMM yang disesuaikan dengan kebutuhan para nasabah, program ini menjadi keunggulan PNM yang membedakan dengan lembaya pembiayaan lainnya.

Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) merupakan produk pembiayaan usaha yang diberikan kepada kelompok perempuan prasejahtera produktif pelaku usaha ultra mikro. Saat ini PNM memiliki 2444 kantor layanan, yang terdiri dari 63 kantor cabang PNM, 624 kantor layanan ULaMM dan 1.757 kantor cabang Mekaar. (ira)