Penjualan Motor tak Terpengaruh Pelemahan Rupiah

Denpasar (Bisnis Bali) – Penguatan dolar terhadap nilai tukar rupiah diprediksi tak akan mempengaruhi secara signifikan penjualan sepeda motor. Penjualan sepeda motor optimis masih tumbuh 14-20 persen hingga akhir tahun.

Marketing diler Honda di Denpasar, Kadek Fajar mengatakan, memang ada anggapan dolar menguat maka ikut mempengaruhi bahan baku sepeda motor karena impor. Tetapi, produksi sebagai motor Honda dilakukan di dalam negeri. Bahan baku atau komponen yang digunakan kini hampir 90 persen buatan dalam negeri sehingga tidak akan terpengaruh dolar menguat.

“Kami optimis dengan banyak diproduksi di dalam negeri, maka tidak akan terpengaruh pada harga dan penjualan,” katanya.

Ia pun mengakui di tengah pelemahan nilai tukar rupiah, kalangan pebisnis motor belum berencana merubah strategi penjualan. Strategi penjualan masih menerapkan cara sebelumnya.

“Pelemahan nilai tukar rupiah bukan selamanya dan pada waktunya akan menguat, sehingga belum sampai harus merubah strategi penjualan,” ujarnya.

Potensi penjualan motor di kawasan pariwisata ini masih baik. Animo masyarakat mencari kendaraan juga baik tidak terpengaruh pelemahan rupiah mengingat harga jual kendaraan juga tidak mengikuti fluktuatifnya kenaikan dolar.

“Pasar otomotif optimis mampu tumbuh tahun ini sehingga memasang target di kisarn 20 persen lebih,” ujarnya.

Kendati dibayangi persaingan antarmerek kian ketat untuk tahun ini, ia mengakui, malah membuat industri otomotif banyak melakukan inovasi dan strategi bisnis. Strategi yang dilakukan bervariasi dan setiap diler memiliki terobosan tersendiri. Mulai memberikan kemudahan seperti harga promo maupun harga diskon hari raya, produksi produk terbaru atau facelift mulalui tipe matik, sport, hingga bebek. Targetnya transaksi meningkat di atas 10 persen hingga semester II ini.

“Untuk menghadapi persaingan pasar yang ketat, secara tidak langsung setiap vendor menawarkan strategi khusus untuk meningkatkan penjualan,” jelasnya. Di antaranya mengeluarkan produk baru serta promo khusus.  (dik)