Ida Made Alit Tata Taman Ujung

KUNJUNGAN wisatawan mancanegara (wisman)  ke Taman Soekasada Oejoeng (TSO) belum banyak per harinya. Rata-rata sehari wisman yang datang 250 orang, sementara wisatawan nusantara 200 orang. Ke depan, ditargetkan wisman yang berkunjung ke taman air itu sebanyak 500 orang sehari.

Guna memenuhi target kunjungan wisatawan, Manajer Operasional TSO Ir. Ida Made Alit, di sela-sela pembukaan Festival Pesona TSO, Selasa (16/10) lalu, akan dilakukan penataan kembali. Termasuk rekonstruksi lagi terkait candi bentar pintu selatan sebelah roboh akibat terdampak  gempa bumi Lombok, bulan lalu.

Penataan yang dilakukan pemugaran pura  dan sebagian taman  bunga di lereng balai kapal yang merupakan ikon TSO, menyusul  kebun bunga, penambahan toilet, restoran juga belum ada. Coffee shop kelas internasional lebih bagus yang menawarkan ciri khas keunikan, juga perlu, dan ini belum juga ada.

‘’Kalau ada grup pengunjung 50 sampai 100 orang kebetulan sampai di TSO jam makan siang (lunch), di mana mereka mesti makan? Ini belum ada, semoga ada investor yang tertarik, kita kerjasama,’’ papar mantan anggota DPRD Bali itu.

Pria asal Geria Budakeling itu menambahkan, suvenir yang unik, menjadi ciri khas atau ikon berkunjung ke TSO, juga belum ada. Pemasaran dan promosi masih perlu ditingkatkan. Diakui guide lokal masih kurang, karena tenaga yang ada kurang dalam penguasaan bahasa asing, seperti Perancis atau Cina. Padahal TSO itu dibangun Raja AAAA Ketut Karangasem, dengan perpaduan arsitektur Bali, Eropa dan Cina.

Sumber daya manusia mesti dicetak, sehingga mampu menjadi lokal guide yang memahami dan mampu menyampaikan paparan mengenai keberadaan TSO itu. ‘’Kami mesti menata keseluruhan, sehingga pengunjung memiliki kesan mendalam di samping harus ada atraksi rutin, sehingga wisatawan mendapatkan kenangan dan kita harapkan kepada return guest,’’ paparnya.

Direncanakan di TSO digelar atraksi yang rutin seperti festival. Setelah festival Pesona TSO ini, 28 Oktober bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, juga bakal digelar lagi festival tari genjek kolosal, setelah tahun lalu pesertanya 15 ribuan orang, bulan ini direncanakan dengan peserta 18 ribuan orang. (bud)