Mangupura (Bisnis Bali) – PT  Angkasa Pura I (Persero) mengoperasikan Gedung Konter Pelaporan Tiket (Check-In Counter) baru di Terminal Keberangkatan Internasional, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai mulai Jumat (12/10) lalu.

Sebelumnya, Otoritas Bandar Udara Wilayah IV telah melakukan verifikasi fasilitas baru ini dan menyatakan check in counter layak dioperasikan. Check in counter merupakan salah satu dari lima paket proyek pengembangan bandar udara yang dibangun untuk mendukung pelaksanaan IMF-World Bank Annual Meetings 2018.

Para delegasi yang telah selesai mengikuti pertemuan tahunan di Nusa Dua dapat menggunakan fasilitas baru ini untuk perjalanan kembali ke negara asal masing-masing, di samping digunakan oleh pengguna jasa bandar udara reguler.

“Dengan tingginya tingkat pertumbuhan penumpang, khususnya penumpang dari manca negara yang melintas di Bandara Ngurah Rai, fasilitas baru ini dibangun sebagai wujud komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan prima serta tetap menjaga level of service bagi pengguna jasa bandar udara,” ujar General Manager Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi.

Gedung baru konter pelaporan tiket ini turut dilengkapi dengan fasilitas Baggage Handling System (BHS) yang berfungsi mempermudah pengelolaan bagasi penumpang dari proses pencatatan bagasi terdaftar, pemuatan ke dalam pesawat, hingga proses pengambilan bagasi.

Sejak 2013 hingga 2017, tingkat pertumbuhan rata-rata penumpang keseluruhan di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai mencapai 8 persen, di mana pertumbuhan rata-rata penumpang internasional mencapai 12 persen. Tahun 2017 lalu merupakan tahun dengan pencatatan statistik penumpang tertinggi, di mana penumpang global tercatat mencapai 21 juta jiwa. Tahun lalu juga merupakan pertama kalinya jumlah penumpang internasional melampaui jumlah penumpang domestik,

“Waktu level of service maksimal, yaitu 2,5 menit per pax. Dengan adanya fasilitas baru ini dapat mengurangi antrian sehingga tingkat kenyamanan dan pelayanan secara otomatis akan meningkat,” tegas Yanus.

Maskapai asal Negeri Jiran Malaysia, AirAsia, menjadi maskapai pertama yang menempati gedung fasilitas baru yang beroperasi dengan 36 check-in counter tersebut. Dengan demikian, proses check-in bagi seluruh penumpang penerbangan AirAsia Group secara resmi berpindah ke fasilitas baru tersebut. Direncanakan, JetStar akan memindahkan operasional seluruh konter pelaporan tiket ke gedung baru ini pada akhir Oktober. (dar)