Mangga Chokanan Berbuah Sepanjang Tahun

Denpasar (Bisnis Bali) – Buah mangga banyak disukai orang, namun buah yang satu ini seperti jenis buah lainnya mengikuti musim. Berbeda dengan Mangga Chokanan yang bisa berbuah sepanjang tahun, tanpa terpengaruh musim.  Mangga Chokanan merupakan varietas unggul yang berasal dari Thailand.

Mangga Chokanan ini memiliki rasa manis bahkan saking manisnya, mangga ini sering dijuluki mangga madu. Secara genetis menurut Putu, karyawan toko tanaman Buah Unggul di kawasan Renon Denpasar, chokanan memang termasuk tanaman buah genjah yang sangat mudah berbuah meski tidak dipelihara secara serius.

“Mangga chokanan ini memang tidak manja dan sangat mudah dikembangkan. Tapi mangga chokanan juga tetap memerlukan pemupukan yang teratur dan tepat agar hasil buahnya maksimal,” tuturnya Minggu (14/10).  Varietas dikatakan, memang gampang berbuah dan jika ditanam dengan sistem budidaya utuh maka ia bisa menghasilkan kira-kira 120 kilogram buah per pohon per tahunnya.

Belakangan mulai banyak yang melirik budidaya mangga chokanan, karena keunggulan rasa dan warnanya serta budidaya mangga asal Thailand ini relatif mudah. “Kalau cara budidaya chokanan sama  seperti mangga jenis lain. Jenis mangga apapun sama cara budidayanya, termasuk chokanan,” tukasnya.

Penanaman bibit hasil penyambungan sebaiknya diberi jarak antar tanaman sekitar 5 – 6 meter. Jarak yang cukup jauh ini untuk mengatasi lebatnya daun. Ini agar sirkulasi udara dan cahaya tiap pohon tetap terjaga. Biasanya mangga chokanan akan mulai belajar berbuah setelah berumur 3 – 4 bulan setelah penyambungan. “Bibit mangga chokanan ini memang sangat genjah. Makanya banyak orang mulai tertarik membudidayakannya,” ucapnya.

Untuk pemeliharaan bisa dilakukan penyiraman dua kali dalam sehari. Tapi saat musim hujan, tanaman tidak perlu disiram. “Pemberian pupuk kandang rutin sekali dalam enam bulan.  Sedangkan untuk pupuk kimia dapat diberikan 3 bulan sekali,” tandasnya.

Tanaman mangga pada umumnya, berbuah pada Oktober -Januari. Tapi mangga chokanan karena bersifat genjah, bisa berbuah hingga tiga kali dalam setahun. Pohon berumur dua tahun bisa menghasilkan 20 kilogram sekali panen. (pur)