DESA WISATA - Festival desa wisata nusantara memberikan ruang kepada pelaku UMKM untuk mempromosikan dan memasarkan produk kerajinan dan produk kuliner lokal.

Gianyar (Bisnis Bali) – Festival desa wisata nusantara (Tourist Village Festival) tak hanya memasarkan 45 desa wisata di Indonesia. Ketua Yayasan Desa Wisata Nusantara ( Yayasan Dewisnu ), Drs. Mangku Nyoman Kandia, M.Ag Sabtu (13/10) mengatakan kegiatan festival desa wisata juga menampilkan produk kuliner dan kerajinan lokal yang sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Gianyar.

Festival Desa wisata yang diadakan di Lapangan Ubud ini untuk mempromosikan langsung paket-paket desa wisata. Ini termasuk kuliner, kerajinan tangan, seni dan budaya kepada wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara yang sedang berlibur di kawasan wisata Ubud.

Kegiatan ini juga sebagai pendukung pertemuan internasional tahunan IMF & World Bank yang akan berlangsung di Nusa Dua Bali. Delegasi yang berjumlah 15.000 orang dari 187 negara diantara akan berkunjung ke festival desa wisata.  Wisatawan dan delegasi IMF-WB bisa melihat produk desa wisata di Indonesia (12/10)-(14/10) di Lapangan Ubud Gianyar. Ini termasuk wisatawan  bisa menikmati kuliner lokal dan membeli kerajinan UMKM lokal.

Yayasan Desa Wisata Nusantara ( Dewisnu Foundation) lahir dari keinginan berkontribusi mempromosikan potensi desa-desa wisata Indonesia yang telah dikembangkan oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri di bidang desa wisata (Tourism Village) tahun anggaran 2009 -2014 masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Kemudian program ini dilanjutkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo 2014-2019 lewat dana -dana desa yang ditransfer langsung ke Pemerintahan Desa seluruh Indonesia.

Mangku Kandia menegaskan selain menampilkan potensi desa wisata di Indonesia festival desa wisata memberikan ruang bagi pelaku UMKM lokal bergerak di kuliner dan kerajinan tangan untuk berpromosi. Ini selanjutkan bisa mengembangkan paket tour pedesaan. (kup)