Daging Babi “Jawara” Kuliner Bali

Denpasar (Bisnis Bali) – Olahan daging babi tampaknya masih menjadi jawara hidangan kuliner di Bali. Pasalnya banyak jenis kuliner yang bisa dihasilkan dari daging ini, mulai rendang, soto, iga bakar, bakso dan menu khas Bali lawar dan semua hidangan pendampingnya juga seringkali berbahan dasar Babi.

Seperti menu yang ditawarkan Paon D’jero yang beralamat di Kediri Tabanan. Selain menawarkan olahan kambing dan ayam juga memberikan pilihan olahan daging babi yakni, kulit asap dan juga paket karangan lawar.

“Kulit asap yang kami produksi terbuat dari daging babi pilihan yang fresh. Proses pematangannya pastinya dengan diasap yang memakan waktu hingga 3 jam. Hal ini untuk menciptakan hasil yang benar-benar enak dan matang,” ungkap Dewa Gede Putra Santika owner Paon D’Jero.

Harga kulit asap yakni Rp100 ribu, pastinya  membuat penikmatnya puas dengan rasa kilit asap yang spesial. Dikatakan spesial, karena pengasapan masih menggunakan pola tradisional, dengan bahan baku serabut kelapa.

“Selain kulit asap khas Paon D’Jero menu berbahan daging babi yang merupakan favorit masyarakat Bali adalah lawar beserta pendampingnya seperti sate, urutan dan serapah, atau yang biasa di sebut paket karangan,” katanya.

Untuk paket karangan ini dijual Rp100 ribu sampai Rp500 ribu, tergantung keperluannya. Meski berada di kawasan Tabanan namun pelanggan Paon D’Jero ini juga memiliki penikmat kuliner dari Denpasar dan sekitarnya, karenanya Dewa berupaya setiap seminggu dua kali meluangkan waktu untuk mengantar pesanan yang sebelumnya telah di list.

“Ya ini konsekwensinya, untuk memuaskan pelanggan. Selalu kita list order untuk pengiriman di luar Tabanan, tapi kadang mereka juga kalau lewat pasti menyempatkan diri untuk singgah menikamati kuliner khas kami,” kata Dewa Gede Putra Santika. (ita)