Produksi Motor tetap Pertahankan Konsep Ramah Lingkungan

Mangupura (Bisnis Bali) – Produsen sepeda motor tetap mempertahankan konsep otomotif yang ramah lingkungan. Tak hanya konsep ramah lingkungan, produk yang hemat bahan bakar menjadi prioritas utama.

“Konsep ini sudah beberapa tahun terakhir digaungkan dan lebih ditingkatkan tahun ini lewat produk terbaru yang mana semua berteknologi ramah lingkungan,” kata Manajer penjualan salah satu diler motor saat sosialisasi di Jimbaran, Bayu Permana.

Fokus pabrikan sepeda motor mengarah ke teknologi ramah lingkungan seiring minat konsumen yang masih antusias terhadap produk motor baru yang lebih mengarah ke hemat bahan bakar. Selain tentunya penggunaan teknologi terbaru, striping dan kenyamanan di jalan.

“Untungnya menjelang triwulan IV, harga BBM masih stabil sehingga daya beli masyarakat terhadap kendaraan hemat bahan baku kian tumbuh,” ujarnya.

Ia tak memungkiri setiap tahun pasti produsen mengeluarkan produk terbaru yang disesuaikan kondisi pasar dan teknologi terbaru. Tidak terkecuali, produksi motor berkonsep ramah lingkungan yang diimplimentasikan rendahnya emisi gas buang.

“Motor yang ramah lingkungan menjadi tujuan utama pengembangan motor saat ini, maupun tahun mendatang. Itu sesuai kebutuhan pasar tren otomotif dunia,” ungkapnya.

Motor yang ramah lingkungan, sudah diterapkan perusahaan beberapa tahun lalu dan akan terus ditingkatan di tahun-tahun mendatang. Harapannya, konsumen dapat memiliki kendaraan yang berkualitas, termasuk purnajualnya.

Secara keseluruhan, imbuhnya, market share di Bali kian tumbuh hingga 80 persen. Pasar potensial masih Denpasar dan Badung yang mencapai 70 persen.

Hal serupa dikatakan pengelola penjualan motor roda dua lainnya, Satria Wibawa. Pada 2018 seiring stabilnya harga BBM pasti produsen telah menghitung dan memikirkan jenis motor apa yang akan eksis pada tahun ini maupun tahun mendatang.

Untuk produk tahun mendatang bisa jadi ada perubahan dari segi tren atau model tetapi untuk hemat BBM jadi unggulan.

Penjualan tahun ini, semua produk sudah mengimplementasikan teknologi injeksi yang ramah lingkungan, emisi gas buang rendah, dan hemat bahan bakar. Pasar potensial motor roda dua, masih dari kalangan anak muda.

Pasar pria pun kian menggeser wanita untuk kepemilikan motor matik. Soal tren motor terbaru pada 2019, ia mengatakan, belum bisa merinci secara rinci model apa yang akan dilaunching. Intinya produk teranyar yang akan eksis tahun depan, memiliki kualitas terbaik, pengembangan dari produk yang ada saat ini.  (dik)