Penanaman Bantuan Bibit Bawang Putih Dirancang September

Tabanan (Bisnis Bali) – Penanaman bibit bawang putih yang sebelumnya dirancang April, harus mundur hingga September. Belum tersedianya bibit untuk program tersebut menjadi penyebab utama. Kepala Bidang Pengembangan Produksi dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, Wayan Suandra, Jumat (31/8) mengungkapkan, tahun ini Kabupaten Tabanan mendapatkan program pengembangan hortikultura dari pemerintah pusat. Bantuan tersebut berupa penanaman bawang putih, cabai dan manggis.

“Untuk cabai sudah berjalan penanamannya, sedangkan bawang putih ditunda karena ketiadaan bibit,” jelasnya.

Sentra produksi bawang putih yang diharapkan bisa menyiapkan bibit ternyata belum mampu menyiapka karena baru panen pada bulan tersebut. Sebab dalam menyiapkan bibit membutuhkan waktu dua bulan setelah waktu panen.

“Sempat juga berencana untuk impor, namun kendalanya sama. Yakni, pada periode tersebut ternyata tidak tersedia bibit bawang putih,” ujarnya.

Akhirnya, penanaman bawang putih ini mundur. Terkait itu pula, Dinas Pertanian Tabanan kemudian melakukan tender dalam hal penyediaan bibit bawang putih dan hasilnya bibit akan didapatkan dari Temanggung Jawa Tengah.

Selama ini untuk pemenuhan bibit bawang putih, Kabupaten Tabanan belum bisa menghasilkannya sendiri. Nantinya 20 persen dari hasil panen bisa dijadikan bibit oleh petani, sehingga saat menanam kembali petani tidak kebingunan menanam bawang putih.

Sementara itu, program hortikultura ini diberikan pemerintah dengan harapan bisa memenuhi kebutuhan cabai maupun bawang. Sebab dua komoditi ini menjadi salah satu yang rentan penyumbang inflasi dalam suatu daerah.

“Dengan program hortikultura ini, ketersediaan akan cabai dan bawang akan aman sehingga di musim-musim tertentu harga kedua komoditi ini bisa dikendalikan kenaikannya,” tandasnya.

Di sisi lain, bantuan program hortikultura untuk bawang putih dari pemerintah pusat ini berkurang dari yang seharusnya 200 hektar menjadi 50 hektar. Sebab, keterbatasan bibit sehingga luasannya berkurang. Sementara untuk manggis karena ada pemotongan anggaran luasannya menjadi berkurang dari  yang seharusnya 75 hektar menjadi 25 hektar, sedangkan luasan cabai tetap yaitu 50 hektar pada tahun ini. (man)