Hari Raya Galungan Dekat, Usaha Tedung Menggeliat

  perajin tedung di Desa Pasek Bali, Klungkung  (wid)

Semarapura (Bisnis Bali) – Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, berbagai permintaan keperluan upacara mulai meningkat, seperti wastra pelinggih termasuk tedung (payung khas Bali). Permintaan pun meningkat hingga 100 persen dari hari-hari biasa.
Hal tersebut mulai dirasakan oleh perajin tedung, wastra dan lain sebagainya di wilayah Desa Paksebali, Klungkung. Salah seorang perajin tedung, Anak Agung Gde Oka saat ditemui ketika sedang memproduksi tedung di tempat produksinya, Banjar Satria Kawan, Desa Paksebali, Sabtu (12/5) lalu, mengungkapkan, terlebih lagi saat ini perekonomian di Bali mulai normal kembali, pascabencana Gunung Agung beberapa waktu lalu, permintaan tedung pun sudah mulai meningkat.
Dijelaskannya, saat status Gunung Agung masih awas yang juga berdampak pada perekonomian di Bali pada umumnya, telah membuat penjualan produk kerajinan yang dia buat mengalami penurunan cukup signifikan hingga 60 persen. “Kalau penjualan di luar Bali pada saat itu tidak terkena dampak status Gunung Agung. Yang terkena dampak signifikan itu penjualan di Bali karena waktu itu kunjungan wisatawan mengalami penurunan,” ungkapnya. (wid)