Tawarkan Cita Rasa Pedas, Ayam Geprek ACK jadi Pilihan Masyarakat

Mangupura (Bisnis Bali) – Semenjak di-launching Januari lalu  pada 100 lebih outlet di seluruh Bali, ayam geprek pada warung makan siap saji ACK mampu menarik minat masyarakat. Pedasnya cabai dengan segarnya tomat menyatu pada sambal dituangkan diatas ayam yang telah di geprek terlebih dahulu memberikan kenikmatan bagi pecinta kuliner, sehingga tidak heran jika permintaan mencapai 30-40 porsi per hari pada satu outlet.

Pendiri sekaligus pemilik brand Ayam Crispy Kriuk (ACK), I Made Artana, saat ditemui di outletnya di kawasan Dharmasaba, Badung, Rabu (9/5) lalu, mengatakan, keberadaan ayam geprek menjadi menu komplit masyarakat di ACK. Dijelaskannya, ketika masyarakat ingin menu pedas sudah disajikan disamping menu ayam crispy yang menjadi ciri khas dan menu utama ACK. “Kami memberikan pilihan bagi masyarakat, khususnya remaja dan dewasa yang suka dengan cita rasa pedas. Jadi ketika masyarakat mengajak anak-anaknya menikmati ayam crispy dan orang tuanya lebih suka menu pedas, mereka tidak mencari diluar lagi,” ungkap pria kelahiran 9 Agustus 1974 tersebut.

Harga yang ditawarkannya pun terjangkau, yang mulai dari Rp 16.000 per porsi. Disinggung soal tingkat kepedasan, pria yang sebelumnya pernah bekerja di salah satu restoran cepat saji ini, mengatakan, pihaknya tidak memberikan level khusus, hanya saja konsumen bisa meminta tingkat pedas yang dinginkan. “Menu kami ada yang pedas sedang dan ekstra pedas, jadi masyarakat lansung meminta antara pedas atau ekstra pedas,” ujarnya. (wid)