Masih Ada Hotel di Badung yang belum Terapkan UMK Mayday, FSP Bali Gelar Konsolidasi

Mangupura (Bisnis Bali) – Hingga saat ini, masih ada hotel di Badung yang belum melaksanakan ketentuan upah minimum kabupaten (UMK). Hal tersebut terungkap dalam rapat konsolidasi Federasi Serikat Pekerja (FSP) Bali, dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (Mayday), Minggu (29/4) kemarin.

Acara tersebut dihadiri Ketua DPD FSP Bali Putu Semara Kandi, Ketua DPC FSP Bali Kabupaten Badung Wayan Suyasa, S.H., serta Ketua Pembina Wayan Wenen. Acara ini dihadiri pula oleh puluhan pengurus FSP kabupaten/kota lainnya.

Terkait masih adanya hotel yang belum melaksnakan UMK, Ketua FSP Bali Kabupaten Badung Wayan Suyasa menegaskan, UMK merupakan jaring pengaman bagi perusahaan yang baru berdiri sekitar satu tahun. “Jika ini belum dilaksanakan, tentu saja perusahaan mengorbankan aset yang paling vital yakni pekerja,” tegasnya.

Untuk itu, pihaknya akan merancang sidak atau koordinasi lapangan serta turun ke perusahaan untuk melihat dari dekat kenapa perusahaan belum melaksanakan ketentuan UMK. Selanjutnya, ujar Suyasa yang juga menjabat Ketua Komisi I DPRD Badung tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan legislatif khususnya Komisi IV yang menangani persoalan tenaga kerja. “Mereka akan turun untuk mengecek perusahaan tersebut,” tegas politisi Partai Golkar tersebut.(sar)