Pengembangan Pariwisata jangan Abaikan Budaya Bali

BUDAYA - Tampilan daya tarik wisata Bali tidak boleh lepas dari konsep pariwisata budaya. (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Pengembangan pariwisata Bali tidak boleh lepas dari budaya. Oleh karena itu, pengembangan transportasi penunjang  pariwisata dan tampilan daya tarik pariwisata tidak boleh lepas dari budaya Bali.

Ketua INCCA Bali, IB. Surakusuma, Senin (2/4) mengatakan, adanya rencana penyiapan kereta api untuk kepentingan pariwisata sedikit melenceng dari pariwisata budaya. Wisatawan ke Bali tidak ingin menaiki kereta api.

Ia menjelaskan, sarana trasportasi kereta api sudah ada di negara asal wisatawan. Mereka tentunya ke Bali tidak ingin hanya berkeliling Bali menaiki kereta api.

Dipaparkannya, rencana penyediaan traaportasi kereta api untuk kepentingan pariwisata dinilai rencana yang dipaksakan. Penyiapan sarana kereta api untuk pariwisata ini dinilai mubazir karena di Bali sudah tersedia infrastruktur jalan dan angkutan wisata untuk kepentingan pariwisata.

Lebih lanjut dikatakannya, infrastruktur pariwisata ini tinggal ditata dan ditingkatkan kualitasnya. Salah satunya jalan raya menuju kawasan wisata atau daya tarik pura diharapkan tidak ada yang berlubang atu rusak. Jalan yang rusak ini hanya akan mengurangi kenyamanan wisatawàn.

Menurutnya, jika dilakukan polling wisatawan akan menolak pariwisata Bali dilengkapi transportasi kereta api. Dengan memanfaatkan fasilitas kereta api wisatawan akan kesulitan melihat budaya Bali secara langsung. (kup)