Optimalkan Pasar Domestik dengan Pengembangan Pariwisata Baru

TABLE TOP - Suasana "table top" Ipian Bali Bagus II yang digelar di Jimbaran, Rabu (28/3). (dik)

Mangupura (Bisnis Bali) – Pasar wisatawan domestik memiliki potensi yang besar bagi perkembangan kepariwisataan di Bali atau tidak kalah dengan pasar wisatawan mancanegara. Untuk meningkatkan hal tersebut, pelaku pariwisata di Bali diharapkan berusaha mengembangkan dan memperkenalkan potensi pariwisata baru dan modern kepada wisatawan.

“Salah satunya pengenalan produk wisata baru dapat dilakukan melalui table top atau business to business (B2B) di mana  pelaku industri sebagai penjual jasa bertemu dengan buyer,” kata Ketua Insan Pariwisata Indonesia (IPI) Bali, I Made Ayet di sela-sela table top Ipian Bali Bagus II di Jimbaran, Rabu (28/3).

Menurutnya, table top mempertemukan antara pembeli dan penjual produk-produk pariwisata menghadirkan 106 pembeli dari seluruh Indonesia serta Malaysia, India dan 53 pembeli. Table top Ipian Bali Bagus tahun ini menjual produk-produk wisata yang potensial di Pulau Seribu Pura seperti water sport, rafting, hotel, adventure, spa, pusat oleh-oleh dan lainnya.

“Di sini kami juga memperkenalkan produk pariwisata baru yang bisa menjadi pilihan yaitu Ocean Club yaitu aktivitas berenang bersama hiu, penyu dan ikan hias,” ujarnya.

Ayet mengatakan, pengembangan dan pengenalan pariwisata baru sangat positif karena tempat wisata baru jika tidak dikenalkan tidak bisa dijual sehingga insan pariwisata konsen terhadap itu.

Potensi pasar domestik, kata dia, setiap travel agent Indonesia punya karakteristik  dan market  tersendiri.  Pasar wisatawan domestik dari Jawa Timur misalnya banyak dari istansi dan sekolah sedangkan Jakarta instansi dan kualitas lebih. (dik)