Tabulampot Jeruk Nagami Jadi Solusi di Lahan Sempit

BANYAK masyarakat tertarik untuk budi daya jeruk nagami dengan teknik tabulampot. Dengan menanamnya di pot, akan makin mudah dalam perwatannya dan memiliki nilai estetika ketimbang ditanam di lahan.

“Bibit nagami yang akan ditanam di pot harus dalam keadaan sehat, memiliki batang kokoh, memiliki tunas, dan percabangannya yang rimbun,” ungkap Komang Adi, penjaga stand Rosemary¬† di Pasar Beringkit.

Selain bibit, pemilihan pot dan media tanam menjadi faktor penting keberhadilan tabulampot jeruk nagami. Pot yang digunakan sebaiknya berukuran cukup besar dengan diameter sekitar 60 cm karena jeruk nagami ini nantinya akan tumbuh besar. Media tanam dapat dibuat dengan campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1 dan dicampur rata. “Kalau media tanam sudah dimasukkan dalam pot, biarkan dulu sekitar 3 hari, agar kondisi media menjadi normal kembali,” paparnya.

Setelah itu, baru bibit yang sudah dibeli dapat dipindahkan ke dalam pot. “Pemindahan bibit sebaiknya pada pagi atau sore hari agar tanaman mudah beradaptasi. Lakukan proses pemindahan tanaman ini dengan teliti agar bagian akar dari tanaman tersebut tidak mengalami kerusakan,” tandasnya. (pur)