BPR harus Perhatikan Keamanan Dana Masyarakat

BPR - Layanan transaksi di salah satu BPR yang ada di Bali.

Denpasar (Bisnis Bali) – Bank perkreditan rakyat (BPR) dari masa  ke masa, memang keberadaannya mendapatkan persaingan yang sangat ketat baik dari bank umum maupun lembaga keuangan lainnya.

Direktur Utama BPR Gangga, Ni Made Dwi Aryawati, Minggu (25/3) mengatakan, eksis dalam persaingan BPR wajib makin memperhatikan keamanan dana dan keamanan jaminan pinjaman masyarakat di BPR.

Ia mengungkapkan, persaingan antar-lembaga keuangan ini tidak akan menjadi masalah besar, sepanjang BPR memiliki niat untuk selalu meng-update mindset dan tatanan kerja seluruh tim di internal BPR.

Menurut Dwi Aryawati, para pengurus tidak boleh meninggalkan prinsip pengelolaan BPR yang tetap mengedepankan layanan personal yang hangat dan kekeluargaan kepada nasabah. Keberadaan lembaga keuangan non-bank memang merupakan salah satu pesaing BPR di sektor mikro.

Dipaparkannya, BPR juga masih memiliki keunggulan dibandingkan lembaga keuangan non-bank. BPR dalam operasional sangat diawasi ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Lebih lanjut dikatakannya, hal ini berdampak positif terhadap mindset nasabah untuk memilih transaksi di BPR. Hal ini dikarenakan tren masyarakat saat ini sangat mengutamakan safety transaksi keuangannya. (kup)