Variatif, Pariwisata Bali Perlu Lakukan Pemilahan Pasar

Denpasar (Bisnis Bali) – Pariwisata Bali sudah menggarap pasar variatif baik mass tourism dan quality tourism. Ketua INCCA Bali, IB. Surakusuma Selasa (27/2) mengatakan Bali perlu melakukan pemilihan pasar sesuai dengan kelas dan karakteristik wisatawan.

Diungkapkannya, mass tourism misalnya Cina atau Tiongkok memang lebih dominan menyukai wisata pantai. Pasar ini bisa ditawarkan akomodasi kawasan pesisir pantai.

Ia menjelaskan wisatawan Cina walaupun lebih banyak digolongkan mess tourism tidak sepenuhnya wisatawan kelas bawah. Tidak sedikit, wisatawan Cina ini berkantong tebal. Wisatawan pasar Cina kelas atas ini bisa mengisi kawasan perhotelan di pesisir pantai di Nusa Dua.

Dipaparkannya, wisatawan mass tourism ini lebih suka keramaian. Mereka bisa diarahkan menikmati wisata Kuta baik keindahan pantai dan keramian saat di club malam.
Lebih lanjut dikatakannya, berbeda halnya wisatawan berkualitas dari Eropa, Amarika dan Australia. Pasar quality tourism ini memiliki lama tinggal yang panjang.

Menurutnya, dengan lama tinggal lebih 2 minggu, pasar quality tourism ini berharap bisa melihat langsung kehidupan masyarakat Bali. Pasar ini sangatlah tepat ditawarkan menginap di home stay atau pondok wisata milik masyarakat lokal di pedesaan.  (kup)