Giri Prasta Resmikan Balai Banjar Delod Sema, Kekeran

istPITA - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Ketua DPRD Badung diwakili anggota I Nyoman Satria meresmikan Balai Banjar Delod Sema, Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi, Kamis (15/2) lalu ditandai pemotongan pita.

Mangupura (Bisnis Bali) – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Ketua DPRD Badung diwakili anggota I Nyoman Satria meresmikan Balai Banjar Delod Sema, Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi, Kamis (15/2) lalu ditandai pemotongan pita. Peresmian tersebut dirangkaikan dengan upacara pecaruan dan pemelaspas Balai Banjar Delod Sema. Upacara juga dihadiri Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Bagus Alit Sucipta serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Giri Prasta atas nama Pemkab Badung menyampaikan apresiasi dan dukungan atas keberhasilan masyarakat Delod Sema membangun balai banjar. Balai banjar ini dapat dimanfaatkan untuk bermusyawarah, kegiatan sosial dan dalam upaya pelestarian seni, adat, agama dan budaya. Giri Prasta juga menyampaikan, Pemkab Badung telah menetapkan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) yang mencakup lima prioritas program yaitu; pangan, sandang dan papan; kesehatan dan pendidikan; jaminan sosial dan ketenagakerjaan; seni, adat, agama dan budaya; serta pariwisata. Kelima program prioritas tersebut dalam upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Badung. Dijelaskan, di bidang kesehatan dan pendidikan di Badung sudah gratis. Ini melalui program Presiden Jokowi yang bernama Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta Kartu Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Pemkab Badung dengan Kartu Badung Sehat (KBS), ditambah BPJS Kesehatan. Bagi penunggu pasien kelas III juga mendapat santunan Rp 200 ribu per hari dan ada program santunan kematian. Bidang pendidikan, sudah digulirkan bantuan laptop dan seragam gratis. Mulai Januari 2017 lalu di Kabupaten Badung tidak ada pungutan di sekolah. “Kami juga mengambil kebijakan untuk menyekolahkan anak-anak yang berprestasi ke luar negeri akan mendapatkan biaya per orang Rp 1,9 miliar,“ ungkapanya.
Ketua Panitia I Wayan Darmawan mengatakan, pembangunan balai banjar ini mendapat dukungan dana hibah dari APBD Badung tahun 2017 Rp 2 M yang difasilitasi oleh anggota DPRD Badung I Nyoman Satria. “Pada 20 Juni 2017 proyek pembangunan balai banjar sudah dilaksanakan dengan penggarap dan pemasok material yang berada di Desa Kekeran,“ tambahnya.

Sementara upacara mecaru panca sato, pengeruat, nyepih pengikupan, memakuh balai kulkul, balai banjar menghabiskan biaya Rp 50 juta.
Perbekel Mengwitani I Nyoman Suarda menyampaikan terima kasih atas dukungan Bupati Badung dan Pemkab Badung sehingga pembangunan Balai Banjar Delod Sema dapat terlaksana dengan baik. Terlebih bangunan balai banjar ini berdiri di atas lahan milik Pemkab Badung yakni tanah aset Dinas Pendidikan Kabupaten Badung eks SD Inpres 5 Mengwitani dengan luas 11 are. (ad0.202)