Salurkan KURDA, Perkuat Permodalan UMKM dan Koperasi

KURDA - Penyaluran KURDA untuk menggerakkan sektor UMKM dan koperasi. (kup)

Gianyar (Bisnis Bali) – Sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan bagian dari pasar bank perkreditan rakyat (BPR). Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD)BPR Werdhi Sedana, Nyoman Suparsa Widana, Selasa (13/2) mengatakan untuk membantu sektor UMKM, PD BPR akan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA).

Diungkapkannya, PD BPR Werdhi Sedana akan mengoptimalkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA) Pemerintah Kabupaten Gianyar. KURDA ini digunakan untuk membantu permodalan sektor usaha khususnya sektor UMKM.

Ia menjelaskan KURDA merupakan salah satu program kerja Pemkab Gianyar yang bertujuan untuk memperkuat permodalan usaha mikro kecil (UMK). KURDA juga diperuntukkan bagi koperasi yang ada di Kabupaten Gianyar. “KURDA untuk mambantu pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Gianyar,” ucapnya.

Dipaparkannya, untuk program KURDA Pemkab Gianyar menyiapkan dana sebesar Rp 10 miliar. Penyaluran KURDA tersebut dikerjasamakan dengan PD BPR Werdhi Sedana.

Dipaparkannya, besaran pinjaman maksimal KURDA untuk UMK sebesar Rp 50.000.000. Besaran maksimal pinjaman KURDA untuk Koperasi sebesar Rp 100.000.000. KURDA ini disalurkan dengan suku bunga 6 persen per tahun.
Lebih lanjut dikatakannya, pola penyaluran KURDA ini dilakukan dengan pola Executing sehingga dalam penetapan UMK dan Koperasi yang layak menerima dana penguatan modal sepenuhnya berlaku mekanisme perbankan. Ia melihat kondisi ekonomi di Bali mengalami dinamika mulai dari pertumbuhan sampai pada perlambatan.

Dinamika kondisi ekonomi ini mendorong  ketatnya persaingan di sektor lembaga keuangan bank dan nonbank. PD. BPR Werdhi Sedana berupaya menggerakkan sektor UMKM sehingga berkontribusi dalam pembangunan Gianyar. (kup)