Pasar Pariwisata Bali harus Digarap SDM Berkualitas

PASAR - Pengembangan produk wisata untuk pasar wisatawan berkualitas. (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Wisatawan dari pasar berkualitas (quality tourism) membutuhkan produk berkualitas. Dewan Pembina Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, Bagus Sudibya, Minggu (11/2) mengatakan, produk berkualitas ini harus disajikan sumber daya manusia (SDM) berkualitas.

Ia mengungkapkan, produk berkualitas ini dikreasikan dengan usaha manusia yang berkualitas. Hanya SDM profesional yang mampu menampilkan produk berkualitas. Perguruan tinggi dan sekolah pariwisata di Bali, harus mencetak pelaku dan tenaga kerja pariwisata yang berkualitas. Pelaku pariwisata berkualitas mengutamakan kemulian moral. Pendidikan di bidang pariwisata menggunakan pendekatan moral makin mudahkan penerapan pariwisata berkualitas.

Dipaparkannya, pelaku pariwisata yang cerdas dan bermoral akan mampu memberikan contoh pengembangan pariwisata berkualitas di Bali. Masyarakat Bali pendukung pariwisata juga mesti menjadi manusia bermoral dan berbudaya. “Kalau sudah bermoral dan berbudaya menyelenggarakan perikehidupan yang sehat dan  bersih,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, manusia Bali berbudaya tidak akan membuang sampah sembarangan. Ini merupakan budaya hidup bersih dan peduli terhadap lingkungan.

Konsul Kehormatan Afrika Selatan untuk Bali ini menegaskan, sama dengan wisatawan berkualitas, sangat paham hidup bersih (clean). Mereka sangat menyukai lingkungan alam yang hijau dan lestari. “Lingkungan bersih dan hijau menjadi syarat mutlak bagi wisatawan berkualitas,” katanya.

Menurutnya, dalam konsep pariwisata berkualitas, di mana ada hutan yang lestari disana ada kehidupan yang sehat dan lestari. Oksigen lebih banyak, di sana ada udara yang lebih sejuk. Wisatawan berkualitas ini menyukai lingkungan sejuk dan berkualitas tersebut. (kup)