’’Blush On” Model Tirus Mulai Ditinggalkan

 Arik Wijayanti yang tengah memberikan polesan make up pada model (wid) 

Denpasar (Bisnis Bali)- Penggunaan blush on (perona pipi) terus mengalami perubahan, mengikuti perkembangan zaman. Jika beberapa waktu sebelumnya penggunaan blush on lebih mengarah untuk membuat pipi tampak tirus, saat ini sudah mulai ditinggalkan, yang telah beralih kepada pola mendatar.

Salah seorang penata rias sekaligus pemilik salon, Arik Wijayanti, di Renon, baru-baru ini, mengatakan, pewarnaan pipi selalu terjadi perubahan dari waktu ke waktu. Saat ini model penggunaan blush on telah meniru gaya Korea, dengan pewarnaan mendatar dari pipi hingga hidung. “Jika kita menyebutkan dengan blush on panas dingin,” ungkapnya.

Berbeda dengan sebelumnya, pemberian blush on pada pipi yang biasa dengan pola mengarah ke samping, atas bawah untuk memberikan kesan tirus pada pipi. Saat ini pemberian blush on lebih mengarah ke samping. “Pemilihan warna pun menunjukan perbedaan dari sebelumnya. Jika dulu indentik dengan warna coklat ke orange, saat ini lebih natural pink,” katanya.

Menurutnya, penggunaan blush on dengan pola mendatar saat ini memberikan kesan cerah dan segar pada wajah, apalagi dengan pewarnaan pink. Dikatakannya, meskipun tidak memberikan kesan tirus pada pipi, penggunaan blush on dengan pola ini juga tidak membuat wajah tampak bulat.

Selain blush on, perubahan model tata rias wajah juga terjadi pada lipstick, yang saat ini model ombre (beberapa warna) mulai diminati. “Seperti halnya menggunaan warna yang lebih tua untuk dibagian pinggir bibir dan ditambahkan warna yang lebih muda untuk bagian dalam,” jelasnya. (wid)