Profesionalisme Karyawan BPR harus Diperkuat

TRANSAKSI – Salah seorang karyawan BPR sedang melayani nasabah.

Mangupura (Bisnis Bali) – Dalam kancah persaingan ke depan dan tantangan ekonomi yang melambat, bank perkreditan rakyat (BPR) harus memperkuat sumber daya manusia (SDM). Karyawan BPR harus dinilai berdasarkan skill dan bidang pekerjaannya.

Korcam Perbarindo Abiansemal, Wayan Eka Sudirta Kamis (15/12) mengatakan, kelemahan manajemen BPR selama ini adalah semua karyawan BPR diberikan target. Hampir seluruh karyawan ditarget tanpa memandang spesialisasi.

Ia menjelaskan, target produk semestinya hanya di bagian marketing. Permasalahannya, customer service, teller, dan lainnya juga ikut ditarget menjual produk.

Dipaparkannya, BPR tentu harus mengubah penerapan manajemen dengan standar penilaian yang jelas. Ini bisa diminimalisasi dengan pola sistem penilaian assesment. Penilaian ini untuk meningkatkan produktivitas.

Ia mencontohkan, untuk teller bisa dinilai dari jumlah layanan transaksi. Penilaian teller bukan dari target penjualan produk seperti bagian marketing.(kup)