Tabanan Fiesta 1 Kecamatan Marga Wabup Sanjaya :Lestarikan Budaya dan Kesenian yang Ada di Kecamatan Marga

27
Dalam roadshow HUT Kota Tabanan di kecamatan Marga juga dilakukan Deklarasi Desa ODF (Open Devication Free) Stop B A B / Buang Air Besar sembarangan oleh desa Peken Belayu beserta anggota, serta penyerahan piagam  ke Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanajaya.

Tabanan (Bisnis Bali) –  Perhelatan Tabanan Fiesta #1 kembali digelar pada Minggu (12/11). Kali ini, kegiatan yang digelar secara roadshow untuk mewarnai peringatan HUT ke-524 Kota Tabanan itu berlangsung di Kecamatan Marga.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya dan disaksikan oleh jajaran organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tabanan, serta tokoh masyarakat setempat, serta tidak ketinggalan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Tabanan yang berasal dari kecamatan Marga.

Ada hal menarik dalam pembukaan Tabanan Fiesta #1 di Kecamatan Marga ini. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Sanjaya menyampaikan bahwa dirinya sangat mengapresiasi apa yang ditampilkan oleh masyarakat kecamatan saat menyaksikan pagelaran seni yang disuguhkan para seniman dan pemuda-pemudi setempat.

“Saya sangat bangga dan senang acara pentas seni yang ditampilkan sangat memukau, dari segi kostum penabuhnya juga,’’ katanya. Sebelumnya juga menampilkan musik dan tarian etnik sekar Pelangi dari desa selem bawak sanggar Sekar Pelangi, gender dari Desa Ole, ada juga Bumbung Gebyok dari Desa Pinge, jangger dari Desa Geluntung yang jarang dipentaskan di acara-acara seperti acara HUT Kota.

‘’Ada inovasi yang harus kami apresiasi. Inovasi itu membuat Tari Etnik Sekar Pelangi yang menjadi berbeda dari tari – tarian lainnya, menjadikan Tabanan mempunyai banyak seniman tari dari berbagai sanggar yang ada di kabupaten kita bertambah harmonis,” kata Wakil Bupati Sanjaya kepada para hadirin saat itu, khususnya para penari dan penabuh.

Menurutnya, adanya inovasi tersebut menandai kegairahan masyarakat, khususnya para pemuda-pemudi, dalam menjalankan dan mengembangkan tradisi yang telah diwarisi para leluhur.

Selain itu, Wakil Bupati Sanjaya juga mengapresiasi Tari Jangger yang ditarikan oleh Desa Geluntung Kecamatan Marga. Tarian ini sangat jarang ditarikan oleh masyarakat di perhelatan acara – acara di masyarakat , dan kali ini tampil di acara rangkaian roadshow HUT ke-524 Kota Tabanan  di Kecamatan Marga.

“Tadi saya lihat ada keserasian antara penari laki maupun perempuannya. indah dan menunjukkan keriang gembiraan. Saya senang melihat tari jangger ini ditarikan. Karena ada keserasian antarpenari,” ujarnya.

Wakil Bupati Sanjaya berharap momen peringatan HUT ke-524 Kota Tabanan ini bisa dijadikan kesempatan untuk mengembangkan segala potensi daerah yang dimiliki masing-masing kecamatan di Kabupaten Tabanan dalam segala bidang, baik seni, budaya, maupun ekonomi.

Sebelumnya, dalam acara tersebut kedatangan Wabup Sanjaya juga disambut oleh Baleganjur Pengembungan dari Desa Tegal Jadi.

Ketua Panitia yang sekaligus menjadi mejabat sebagi Camat Marga, I Gusti Agung Alit Adiatmika dalam sambutannya mengatakan, yang ditonjolkan kali ini di kecamatan Marga untuk Tabanan Fiesta #1 adalah menumbuhkembangkan kreativitas masyarakat, agar masyarakat bisa menikmati sajian dari berbagai desa yang ada di Kecamatan Marga yang lama tidak merasakan hiburan khususnya di desa – desa.

“Jadi ini merupakan momentum yang baik bagi masyarakat untuk mendapatkan hiburan. Selain itu, kami juga mengadakan lomba – lomba seperti lomba penjor, lomba mesatua Bali, ngulat kise, membuat canang sari dan pidato Bahasa Bali, agar kita bisa menumbuhkan rasa mencintai dan melestarikan budaya Bali bagi anak – anak kita, khususnya di Kecamatan Marga agar tetap mengutamakan Ajeg Bali,” tandasnya. ad