Denpasar (Bisnis Bali) – Channel layanan Bank BPD Bali saat ini telah  dapat menerima pembayaran Samsat se-Jawa Bali dan menjadi jembatan penerima Samsat  Provinsi Bali untuk 7 bank umum nasional (BNI, BCA, BRI, BTN, Mandiri, CIMB Niaga, Permata Bank) dan 7 Bank Pembangunan Daerah (Bank BPD Bali, Bank DKI, Bank BJB, Bank Banten, Bank Jateng, Bank DIY dan Bank Jatim).

Itu tertuang dari acara launching layanan  Samsat Online Nasional  yang  dilakukan bersamaan dengan acara kegiatan launching dan workshop Modernisasi Polantas yang dilakukan oleh Kapolri Jendral Tito Karnavian dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo pada Kamis, 9 November 2017 di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta.

Acara tersebut dihadiri pula oleh  Kepala  Bapenda Provinsi Bali I Made Santa, Dirlantas  Polda Bali Kombes AA Sudana  dan  Direktur  Bisnis Non-kredit I Wayan Sujana.

Dengan diresmikannya layanan Samsat Online Nasional memberikan kemudahan kepada  masyarakat umum dalam melakukan  pembayaran untuk pengesahan kendaraan  setiap tahun melalui layanan perbankan  nasional dan melakukan pencetakan notice pajak dan melakukan proses pengesahan  di loket e-samsat yang ada di setiap  layanan Samsat Bali.

Ini juga sebagai salah satu wujud peran Bank BPD Bali dalam transaksi nontunai yang diprogramkan oleh pemerintah daerah. Bank BPD Bali ditunjuk sebagai salah  satu  bank peserta dalam program pengembangan  modernisasi pelayanan publik Polri khususnya  terkait dengan layanan Samsat (sistem layanan manunggal satu atap).

Pada kesempatan tersebut, Bank BPD Bali yang diwakili I Wayan Sujana didampingi oleh Kepala Divisi Teknologi dan Akuntansi, IBG Setia Yasa mengatakan, Bank BPD Bali berperan aktif dalam Samsat Online sebagai agregator Samsat Bali dan juga sebagai bank penerima pembayaran samsat se-Jawa Bali.

“Hal ini akan sangat membantu proses pelayanan lebih cepat dan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Bank BPD Bali,” katanya.

Mekanisme pembayaran Samsat Online Nasional yaitu dengan  melakukan pembuatan  kode bayar terlebih dahulu melalui aplikasi  Samsat Online Nasional yang berbasis android yang dapat diunduh dari Google Playstore, kemudian memasukkan nomor polisi, NIK dan nomor rangka (5 digit akhir),  setelah  mendapatkan kode bayar  dapat  melakukan  pembayaran melalui channel-chanel  perbankan di atas.

Khusus Bank BPD Bali dapat melakukan  pembayaran melalui 4 channel layanan e-banking yaitu ATM, mobile banking, internet banking dan teller di seluruh kantorlayanan.

“Harapannya ke depan, Bank BPD Bali dapat terus mendukung program pemerintah dalam memberikan layanan sesuai dengan kebutuhan masyarakatdan keaman antransaksi yang terjamin,” ujar Sujana. (dik/bns)