Angkat Pariwisata Bali Melalui Ajang Pameran Internasional

31
GENCAR - Promosi pariwisata harus digencarkan guna mendatangkan kembali wisatawan mancanegara ke Bali. (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Agung membuat pariwisata Bali mengalami penurunan. Pariwisata Bali perlu lebih mengencarkan promosi guna menjelaskan kondisi Gunung Agung melalui ajang pameran internasional.

Dewan Pembina Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, Bagus Sudibya, Minggu (12/11) mengatakan, orang yang dilibatkan dalam promosi adalah orang yang kompeten. Mereka mampu berkomunikasi dengan baik dan benar

Ia menjelaskan, promosi untuk mendatangkan wisatawan kembali ke Bali. Promosi pariwisata harus ada perencanaan termasuk melibatkan peran Kementerian Pariwisata dan  bantuan peran dari dinas pariwisata.

Dipaparkannya, promosi pariwisata yang disasar meliputi pameran pariwisata internasional di Asia dan Eropa. Ini guna menggarap wisatawan mancanegara (wisman) yang selama ini menjadi pasar utama pariwisata Bali.

Konsul Kehormatan Afrika Selatan untuk Bali ini mencontohkan pameran pariwisata internasional  di Asia yang mesti diikuti ITB Asia di Singapura, ITCM Asia Bangkok Thailand, MATTA Fair Kuala Lumpur. Pameran di Eropa yang wajib dilakukan pariwisata Bali khususnya ITB Berlin.

Lebih lanjut dikatakannya, informasi yang disampaikan dalam promosi jangan sampai berita bohong. Ini hanya akan memicu kekecewaan wisatawan.

Informasi yang wajib disampaikan dalam ajang pameran internasional kondisi Gunung Agung pascapeningkatan aktivitas vulkanik Gunung Agung. Ini sesuai kondisi riil di lapangan. Promosi ini untuk meyakini kenyamanan pariwiaata Bali.

Menurutnya, promosi yang langsung ke pasar merupakan sistem jemput bola cara yang baik dan benar. “Sulit mendatangkan wisatawan tanpa dilengkapi data akurat,” katanya. (kup)