Gelora Germas di CFD Taman Kota Gianyar

30
Pelaksanaan Germas yang dikaitkan dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 53, dilaksanakan pada Car Free Day, Minggu (5/11). (kup)

Gianyar (Bisnis Bali) – Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang diluncurkan pertama kali di Bantul l, Yogyakarta tahun lalu, kini sudah mulai disosialisasikan di seluruh Indonesia tak terkecuali di Kabupaten Gianyar. Pelaksanaan Germas yang dikaitkan dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53, dilaksanakan pada Car Free Day (CFD), Minggu (5/11).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, dr. I.A Cahyani Widyawati mengatakan, Germas di Gianyar diawali dengan senam Maumere Gemu Famire yang diikuti hampir ratusan warga Gianyar. Germas juga diisi dengan berbagai program kesehatan lainnya.

Ia menjelaskan, Germas adalah suatu tindakan yang sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berprilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. Bentuk kegiatan Germas adalah melakukan kegitan fisik, mengkonsumsi buah, memeriksa kesehatan secara rutin, tidak merokok, tidak mengkonsumsi alkohol, membersihkan lingkungan dan menggunakan jamban.

Diharapkan melalui Germas baik individu, keluarga maupun masyarakat mampu menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Jika keluarga yang merupakan organisasi terkecil sudah menerapkan pola hidup sehat, otomatis pencapaian kesehatan secara nasional juga akan tercapai.

dr. I.A Cahyani, menambahkan, pada CFD kali ini ia juga bekerjasama dengan dinas/ instansi terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gianyar (DKPKP) terutama dalam penyediaan buah gratis untuk masyarakat. Kegiatan ini juga melibatkan rumah sakit baik RSUD Sanjiwani ataupun RS swasta yang ada di Kabupaten Gianyar, BP POM Bali, dan 13 Puskesmas di Kabupaten Gianyar.

Khusus untuk masyarakat yang ikut pada CFD minggu ini disediakan hampir 1200 kotak potongan buah seperti pepaya, nanas, semangka dan melon. Ini juga untuk membiasakan masyarakat rutin makan buah, seperti diketahui buah banyak mengandung vitamin dan serat yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Malah ke depan, pihaknya di Dinas Kesehatan bekerjasama dengan DKPKP Kabupaten Gianyar, akan berupaya menggelorakan semangat makan buah ke masing-masing OPD di Kabupaten Gianyar. Minimal snack untuk rapat diusahakan diganti dengan buah.

“Pola hidup sehat harus kita mulai dari diri sendiri, makan makanan sehat, tidak merokok, cek rutin kesehatan tiap bulan dan yang tak kalah pentingnya adalah aktivitas fisik dengan berolah raga, minimal 30 menit per hari itu sudah cukup,” jelas dr. Cahyani.

Pada kesempatan pagi itu, bekerjasama dengan BPOM Bali  diadakan uji sample makanan yang dijual di arena CFD. Dari 6 sampel makanan seperti bakso, nasi goreng, permen gulali, tahu, saos makanan, sosis yang diuji semuanya negatif mengandung bahan berbahaya. (kup)