BIJI bunga matahari dapat diolah menjadi kwaci, yaitu camilan yang banyak  digemari anak-anak.  Hal tersebut membuat industri kwaci terus berkembang, di Pulau Jawa. Namun di Bali, belum banyak orang yang membuat kwaci karena petani bunga matahari masih sangat jarang dan kebutuhan untuk bunga potong sangat tinggi.

I Gede Putu Krisna Aditya Semadiastra, petani bunga matahari di Desa Tunjuk Delod Bale Agung, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan mengatakan, masih sangat kewalahan memenuhi permintaan bunga matahari, sehingga tidak perlu melakukan pengolahan pascapanen seperti pembuatan kwaci. “Permintaan bunga matahari sangat tinggi, saya belum bisa secara kontinyu menyediakan bunga matahari ini karena keterbatasan lahan. Selain itu, saya juga masih membudidayakan jenis bunga lainnya dan tidak hanya bunga matahari,” tuturnya. Untuk di Bali, harga jual bunga potong sangat tinggi.

Meski demikian kwaci sebenarnya salah satu camilan sehat, namun tidak banyak orang tahu  kandungan gizi kwaci yang bermanfaat bagi tubuh. Dalam 1 ons kwaci terdapat 30 persen kandungan vitamin E, kwaci juga mengandung karbohidrat, lemak, vitamin B-6 dan B-12, vitamin C, vitamin A, mineral. vitamin E dalam kwaci bermanfaat sebagai antioksidan, meningkatkan kekebalan tubuh, dan jika dalam dosis yang besar juga dapat memperbaiki juga mencegah terjadinya perkembangan kelainan saraf. Selain itu kwaci juga bermanfaat dalam memperkuat atau melatih rahang bawah dan memperkuat email gigi karena kandungan enzim dari air liur.
Manfaat lain kwaci dapat membuat daya tahan tubuh makin kuat dan juga membuat daya ingat makin tajam, namun disisi lain kwaci mempunyai kekurangan yaitu dapat menurunkan sedikit nafsu makan sehingga tidak cocok dikonsumsi anak-anak terlalu sering. Namun untuk mereka yang ingin melakukan diet sangat cocok mengkonsumsi kwaci, karena mengandung juga omega 6 yang dapat memasok energi yang lumayan cukup untuk tubuh jika tidak mengkonsumsi nasi.

Untuk membuat kwaci sebenarnya tidaklah sulit, cukup siapkan bahan baku yaitu biji bunga matahari, air kapur, garam, kayu manis, serai, pandan wangi. Cara membuatnya yaitu biji-biji bunga matahari direndam  dalam air kapur kemudian dikeringkan sampai benar-benar kering. Setelah itu garam, kayu manis, serai, pandan wangi bersama-sama masukkan ke dalam air dan kemudian dididihkan. Lalu kurang lebih setengah jam, masukkan biji tersebut dan diaduk, sampai biji-biji tersebut cukup mudah untuk dipecahkan . Setelah itu tiriskan dan keringkan kwaci siap dikonsumsi. (pur)