Denpasar (Bisnis Bali) – Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharma Wijaya Mantra melalui seluruh organisasi perangkat daerah Kota Denpasar terus berupaya untuk memberdayakan keberadaan wara Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Agung.

Setelah memberikan berbagai bantuan Pemkot Denpasar juga memberdayakan keberadaan mereka. Bahkan tidak itu saja, Pemkot Denpasar juga telah memberikan peluang untuk pemasaran hasil-hasil kerajinan yang telah dibuat warga KRB Gunung Agung tersebut. Salah satunya menyediakan stan pada setiap even seperti pada pelaksanaan pasar murah menyambut hari Raya Galungan dan Kuningan yang digelar Dinas Pertanian bersama PKK Kota Denpasar, di Taman Kota Lumintang, belum lama ini.

Bahkan dalam kesempatan tesebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. IA Selly memborong beberapa produk kerajinan yang juga diikuti ibu-ibu lainnya. Stan warga KRB Gunung Agung juga banyak pengunjungnya, sehingga hasil kerajinannya hampir habis terjual dalam sesaat.

Ny. Selly mengatakan, keberadaan stan warga KRB Gunung Agung pada pasar murah ini diharapkan dapat membantu mereka yang sedang ada di pengungsian. Ini merupakan salah satu bentuk perhatian Pemkot Denpasar untuk memberdayakan keberadaan mereka. Selain membantu bahan pokok, menurut Ny. Selly bahwa Pemkot Denpasar telah memberikan bantuan berupa barang-barang seperti janur dan barang lainnya sehingga bisa membuat kerajinan untuk dipasarkan.

Salah satunya yang seperti yang dijual pada pasar murah ini, berbagai produk kerajinan telah dibuat para KRB Gunung Agung seperti, keben dan keranjang untuk keperluan upacara. “Kami berharap dengan adanya stan untuk menjual produk kerajinan KRB Gunung Agung dapat membantu ekonomi mereka,” harap Ny. Selly.

Salah seorang warga KRB Gunung Agung berasal Desa Ban, Kecamatan Kubu, Nengah Rinteg mengaku, kerajinan yang dibuat berupa keben dan keranjang kegiatan sehari-hari. Bahkan Ia mengaku saat masih di Karangasem sudah memasarkan produk-produknya sampai ke pasar Gianyar. (sta)