Denpasar (Bisnis Bali) – Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar kembali tahun ini mendapatkan pembinaan Kota Sehat oleh Tim Verifikasi Kota Sehat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, di Ruang Pertemuan Kecamatan Denpasar Utara, Kamis (19/10). Tim Verifikasi Kota Sehat Pusat diterima Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara, didampingi Kadis Kesehatan Kota Denpasar, Ni Luh Putu  Sri Armini.

Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara mewakili Wali kota Denpasar mengatakan, sebagai Ibu kota Provinsi Bali pertumbuhan penduduk Denpasar sampai saat ini mencapai 897.300 jiwa. Pertumbuhan penduduk 2,00 persen dan kepadatan penduduk sebanyak 7.726 jiwa/km2. Angka ini merupakan angka tertinggi di Provinsi Bali yang tentu menimbulkan berbagai dampak lingkungan fisik, sosial, ekonomi dan budaya yang dapat memicu berbagai masalah seperti masalah kesehatan.

Melalui penyelenggaraan Kota Sehat, Kota Denpasar pembangunan kesehatan dilaksanakan dengan memperhatikan dinamika kependudukan, epidemiologi penyakit, perubahan ekologi dan lingkungan, kemajuan iptek serta globalisasi dan demokratisasi saat ini dengan semangat kemitraan, kerjasama lintas sektor mendorong peran aktif masyarakat.

Verifikasi Kota Sehat ini yang keempat kalinya, karena pada 2015 Pemkot Denpasar telah memperoleh penghargaan Swasti Sabha Kategori Wistara, sebagai predikat  tertinggi Nasional.

Dari verifikasi ini Pemkot Denpasar akan melakukan pembenahan terkait Denpasar  Kota Sehat.

‘’Wali Kota Denpasar sangat getol dan konsen terhadap masalah kesehatan masyarakat. Wali Kota juga mengintruksikan Organisasi Perangkat Daerah bahwa kesehatan ini adalah merupakan  bidang dasar yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya, di samping bidang pendidikan, sosial dan infrastruktur  yang lainnya,’’ ujar Rai Iswara.

Rai Iswara juga mengaku verifikasi ini akan dijadikan ajang evaluasi, serta selanjutnya  akan menggerakkan seluruh stakeholder terkait berbagai kelemahan dalam peningkatan program ke depan, sehingga masyarakat diharapkan menjadi sehat sejahtera dan bahagia sesuai harapan kita bersama.

Sementara Ketua Tim Verifikasi Pusat, Eko Yuni Hasto  mengatakan, verifikasi ini adalah untuk mewujudkan kota yang aman, bersih dan sehat melalui berbagai pemberdayaan masyarakat yang difasilitasi dari pemerintah kabupaten /kota secara berkesinambungan. Dari pemaparan  Eko Yuni Hasto mengaku,  Kota Sehat di Kota Denpasar sudah sangat baik.  ‘’Kami  bekerja langsung dengan masyarakat artinya yang dipaparkan secara teori akan dilihat secara langsung ke lapangan apakah ada hubungannya dengan pemberdayaan masyarakat,’’ tandasnya. (sta)