IAD Gianyar Gelar IVA Tes dan Sadanis bagi Wanita Gianyar

45
Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Gianyar mengadakan kegiatan tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Test) di Kejaksaan Negeri Gianyar, Kamis (19/10). (kup)

Gianyar (Bisnis Bali)- Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Gianyar mengadakan kegiatan tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Tes), Krayo Terapi, Sadanis dan Mamografi dalam rangka mewujudkan wanita Indonesia bebas kanker serviks dan payudara di Kejaksaan Negeri Gianyar, Kamis (19/10).

Ketua IAD Daerah Kabupaten Gianyar, Ny.Puteri Bayu A. Arianto mengatakan, kegiatan sosial  ini merupakan wujud kepedulian dan  kepekaan perkumpulan IAD yang melihat banyaknya kasus kanker serviks dan kanker payudara yang menyerang wanita Indonesia.

“Melihat di Kabupaten Gianyar juga terdapat pasien terkena kanker serviks dan payudara, untuk itulah kami selaku kepanjangan tangan IAD Pusat dan IAD Wilayah Bali melaksanakan kegiatan bakti sosial ini dengan tujuan membantu masyarakat khususnya pada wanita usia dewasa di Kabupaten Gianyar untuk mendeteksi secara dini dan pencegahan kemungkinan terjadinya kanker serviks dan payudara,” ucap Ny.Puteri Bayu A. Arianto.

Acara yang diikuti sebanyak kurang lebih 800 orang peserta yang terdiri dari 26 desa di Kecamatan Gianyar dan Blahbatuh, pegawai Kejaksaan Negeri Gianyar, pegawai di lingkungan Pemkab Gianyar, dan masyarakat umum, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kepada ibu-ibu usia dewasa untuk menjaga kesehatan reproduksinya serta meningkatkan pencegahan agar tidak terjangkit kanker serviks dan payudara.

Kepala Kejaksaan Negeri Gianyar Bayu Adhinugroho Arianto mengatakan, kegiatan IVA Test dan Sadanis merupakan kegiatan yang diselenggarakan secara nasional yang diprakarsai oleh ibu negara Ibu Iriana Jokowidodo guna membangkitkan kepedulian dan memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya pada wanita usia produktif dalam pencegaran penyakit kanker serviks dan payudara. Sebagai lembaga negara yang berperan dalam menekan jumlah korupsi, ia ingin memberikan edukasi kepada ibu rumah tangga mengenai peranan rumah tangga dalam penanggulangan dan pencegahan prilaku koruptif yang dimulai dari keluarga. Sebagai wujud kepedulian kejaksaan kepada masyarakat, khususnya masyarakat kabupaten Gianyar akan membagikan sembako secara gratis kepada peserta IVA Tes.

Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Jaya Kesuma menyampaikan para penegak hukum juga wajib mendukung program-program pemerintah yang menuju masyarakat sehat. Selain melaksanakan penindakan kejaksaan  juga ingin melayani masyarakat melalui program-program kemasyarakatan.

Ia juga berharap bahwa dari wanita sehat akan lahir generasi muda yang sehat sehingga negara akan menjadi kuat. Harapannya kegiatan IVA Tes dan Sadanis ini mampu memberikan pengetahuan mengenai betapa pentingnya mendeteksi dini apa yang ada dalam diri sendiri di samping memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ketua IAD Daerah Bali, Ny. Tuti Jaya Kesuma dalam sambutannya menambahkan, kanker serviks disebabkan oleh sebuah virus yang bernama human papilloma. Kanker ini menyerang leher rahim pada wanita yang menyebabkan pendarahan dan inveksi papilloma. Pada tahap penginveksian inilah yang tidak disadari masyarakat karena berlangsung tanpa gejala. Acara ini juga bertujuan menekan angka kematian pada penderita kanker melalui pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan.

Sementara itu, Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Barata yg berkesempatan hadir pada kegiatan tersebut menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar untuk memberikan penyuluhan kanker, melakukan deteksi dini dan melayani kesehatan dengan sebaik-baiknya serta memberikan vaksin HPV.

Sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat  untuk memberikan pengetahuan tentang kanker, acara yang diadakan oleh IAD ini menghadirkan dr.Pande Ngurah Geriawan dari BPJS yang menyampaikan bahwa tiap dua menit wanita Indonesia meninggal akibat kanker serviks. Kanker serviks disebabkan oleh virus  human papilloma, yang disebabkan oleh nikah terlalu muda, berhubungan seksual pertama pada usia muda, ganti-ganti pasangan, inveksi menular pasangan dan merokok.

Gejala kanker serviks diawali dengan keputihan, pendarahan dan pemeriksaan dokter terdapat lesi atau tampak mulut rahim yang tidak normal. Untuk menghindari terjangkit kanker sebaiknya dilakukan pencegahan primer dengan menghindari faktor penyebab penularan virus dan melakukan vaksin, serta pencegahan sekunder dengan deteksi dini/penapisan seperti pap smear, kolposkopi, pemeriksaan rutin. (ad 1.974)