Tabanan (Bisnis Bali) – Meningkatnya kebutuhan sejumlah bahan pangan jelang hari raya Galungan dan Kuningan mendatang, menurut Ketua Pelaksana Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ekayana, optimis tak akan berdampak signifikan pada lonjakan harga atau masih dikisaran stabil. Selain itu, kebutuhan bahan pangan diyakini akan terpenuhi atau tercukupi semua, meski terjadi lonjakan permaintaan dari biasanya.

“Saat ini harga bahan pangan berada dalam kondisi normal, kemungkinan besar hal tersebut tidak akan bergeser signifikan pada momen Galungan nanti,” tutur Ekayana yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Tabanan, Rabu (18/10).

Ia menerangkan, keoptimisan tersebut didasari pada sejumlah upaya yang telah dilakukan dalam kaitannya menekan harga ditingkat konsumen. Di antaranya, TPID Kabupaten Tabanan menggandeng PD Dharma Santika telah mengagendakan menggelar pasar murah setiap Jumat hingga hari H nanti.

Di sisi lain, pemantauan harga di lapangan juga dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tabanan. Ekayana menjelaskan, hasil pemantauan, harga bahan pangan ini masih stabil, itu juga ditopang oleh terjadinya musim panen pada sejumlah komoditi pangan, sehingga pasokan yang melimpah mampu meredam harga sekarang ini.

Selain itu, adanya kebijakan pemerintah akan penetapan harga jual HET beras, itu juga membuat harga beras yang riskan mengalami lonjakan disaat melonjaknya permintaan pasar, hal tersebut menjadi bisa dihindari sekarang ini. (man)