TANAMAN sandat atau kenanga tidak membutuhkan perawatan khusus, namun tiap hari bisa dipetik bunganya karena tanaman sandat berbunga setiap saat tanpa mengenal musim. Hal tersebut membuat bibit tanaman sandat tergolong tanaman bunga yang banyak peminatnya.

Pemilik stand tanaman sandat Bali, di Jalan Hayam Wuruk Denpasar, Wayan Sujana, memaparkan meski tanaman sandat bisa tumbuh tinggi dan besar, tetap bisa ditanam di dalam pot. Hal tersebut membuat banyak orang yang ingin menanamnya untuk mempercantik pekarangan rumah sekaligus membuat udara di pekarangan menjadi segar dan harum.

“Cara membuat bibit sandat sebenarnya gampang yaitu dengan melakukan stek. Pilih cabang yang tidak terlalu tua, tetapi juga jangan yang masih terlalu muda, potong cabang, lalu potong-potong lagi sepanjang 10 cm untuk setiap batang stek,” terangnya. Pangkal batang diiris miring agar permukaannya lebih luas, sehingga akan banyak akar yang terbentuk. Kemudian olesi permukaan yang miring dengan rhizopon untuk mempercepat tumbuhnya akar.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah sebagian daun pada batang dikurangi, untuk mengurangi penguapan. “Tancapkan batang yang distek tadi dalam media tumbuh yaitu berupa campuran pasir dan tanah subur, sedalam 3-4 cm. Lakukan penyiraman pagi dan sore,” paparnya. Kalau daun mulai tumbuh sekitar 10-12 helai, itu pertanda bibit stek siap ditanam.

Selain cara stek pembuatan bibit juga bisa dilakukan dengan cara mencangkok. “Pilih cabang yang sehat, lalu kerat melingkar sepanjang 3 cm dan hilangkan kulit kayunya. Setelah itu akan tampak bagian kayunya, hilangkan lapisan kambiumnya lalu tutup dengan campuran tanah basah dan pupuk kandang dan balut dengan plastik transparan atau sabut kelapa,” ucapnya. Setelah 1-2 bulan, akar-akar akan mulai tumbuh. Itu berarti, bibit cangkokan siap dipisahkan dari induknya dan siap untuk ditanam. Bibit sebaiknya dipemisahan dari induknya ketika induknya sedang berbunga lebat, maka bibit tersebut juga akan cepat berbunga.

Kalau ingin menanam dalam pot, yang perlu diperhatikan adalah kebutuhan nutrisi dari tanaman. Jadi sebelum menanam siapkan media tanam berupa pecahan genting dan arang kayu, letakkan pada bagian bawah pot. Lalu campuran tanah dan pupuk kandang 2:1, isi sepertiga bagian pot terlebih dahulu baru tanam bibit dengan posisi tegak di bagian tengah pot dan tambahkan media tanam tadi hingga pot hampir penuh hanya sisakan sekitar 5 cm dari permukaan pot, baru siram sampai air keluar dari bagian bawah pot. (pur)