Denpasar (Bisnis Bali) – Sempoa sip memberikan metode pembelajaran yang asyik untuk anak-anak. Bukan hanya belajar berhitung, belajar sempoa mampu mengoptimalkan kemampuan berpikir anak, sehingga program pelatihan otak sempoa sip dapat menjadi dasar dari segala pembelajaran. Hal itu diungkapkan Presiden Direktur Sempoa Sip, Alexander K. Taslim.

“Sempoa Sip, memiliki program pengembangan multiple intelegent (kecerdasan majemuk). Hasilnya, bukan hanya sekitar hitung cepat yang tiga kali lebih cepat daripada kalkulator, tapi bisa mengoptimalisasi kemampuan anak secara maksimal sehingga anak mudah fokus dan konsentrasi,” katanya.

Lanjutnya, ilmu aritmatika melalui sempoa tidak sekadar mengajarkan berhitung, melainkan juga melatih ketangkasan anak dalam berpikir dan mengambil keputusan.

“Dalam tiap cara menghitung dan memakai alat sempoa, ada metode-metode yang merangsang otak anak untuk lebih cepat tanggap. Sempoa itu bukan sekadar alat, melainkan singkatan dari sistem edukasi mengoptimalkan potensi otak anak,” jabar Alex.

Dalam alat hitung tersebut, anak dilatih mengenai logika berpikir dan kemungkinan-kemungkinan cara berhitung lain. Tentu saja semua penghitungan harus diselesaikan dalam waktu tertentu.

“Alatnya pun dirancang khusus yang mampu merangsang ujung-ujung jari anak akan gerakan/motorik yang sigap, sehingga memang sebaiknya sempoa itu diajarkan pada anak usia 4-12 tahun,” jelasnya. Di masa ini, fokus dan ketangkasan serta kecerdasan anak dapat terbentuk dan akan terbawa untuk kehidupan di masa mendatang.

Katanya, Sempoa Sip juga mengusung konsep Fun learning sehingga anak merasa nyaman dan enjoy selama belajar sempoa. Pihaknya juga menegaskan, metode pembelajaran sempoa sudah dapat dimulai sejak anak berumur 4 tahun, karena pada usia ini adalah masa emas dalam perkembangan otak anak. (aya)