Berita “Hoax” Berdampak terhadap Penundaan Kedatangan Wisatawan

34
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, AA Gede Yuniatha Putra

Denpasar (Bisnis Bali) –Di tengah ketatnya persaingan pariwisata, ternyata banyak yang menyebarkan berita hoax terkait erupsi Gunung Agung. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, AA Gede Yuniatha Putra, Selasa (17/10) mengatakan, berita hoax erupsi Gunung Agung dampaknya lebih kepada penundaan kedatangan wisatawan yang berlibur ke Bali.

Ia menegaskan, hoax memang mempengaruhi animo wisatawan untuk berlibur ke Bali, saat meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Agung. Mereka menunda kedatangan ke Bali sampai Bali dinilai aman dari ancaman erupsi Gunung Agung.

Ia menjelaskan, Dispar Bali belum bisa menentukan angka yang pasti berapa jumlah penundaan kedatangan wisatawan berlibur ke Bali. Dispar Bali belum bisa memastikan sampai kapan wisatawan akan menunda liburannya ke Bali.

Dipaparkannya, penundaan kedatangan wisatawan pascapeningkatan aktivitas vulkanik Gunung Agung sebenarnya terjadi pada semua pasar. Hanya saja, pasar yang dominan menunda kedatangan ke Bali wisatawan Asia dan wisatawan asal Eropa.

Lebih lanjut dikatakannya, ada pertanyaan wisatawan sudah dijelaskan dalam ajang pameran seperti di IMEX Las Vegas. Wisatawan pada umumnya menyadari pemberitaan erupsi Gunung Agung terlalu di besar-besarkan.

Ia mencontohkan, di Meksiko juga ada gunung yang mengalami erupsi tetapi wisatawan tetap saja berkunjung ke Meksiko. Ini cukup dimengerti wisatawan Bali tempat yang luas, dampak letusan Gunung Agung tidak akan berdampak pada seluruh kawasan pariwisata Bali. (kup)