Penilaian Lomba PKTP SD Negeri 5 Sebatu

22
Penilaian Lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) Tingkat Provinsi yang dilaksanakan di SD Negeri 5 Sebatu. (kup)

Gianyar (Bisnis Bali) – Penilaian Lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) Tingkat Provinsi yang dilaksanakan di SD Negeri 5 Sebatu  selaku wakil dari Kabupaten Gianyar, dipimpin oleh wakil ketua PKTP Provinsi Bali, Cokorda Gede Dharmayuda.

Tim penilai disambut Wakil Bupati Gianyar, Made Mahayastra bersama Ketua Yayasan Kanker Indonesia Cabang Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra dan kepala sekolah SD Negeri 5 Sebatu, beserta para siswa SD Negeri 5 Sebatu dan siswa SMP Negeri 2 Payangan, Kamis (12/10) lalu.

Ketua tim penilai Ny. Ayu Pastika dalam sambutannya yang dibacakan  Cokorda Gede Dharmayuda mengatakan, dengan adanya lomba PKTP ini bukan hanya sekedar kegiatan akan tetapi kegiatan ini akan terus dilaksanakan dan ditingkatkan supaya pemahaman akan bahaya kanker betul-betul dipahami pencegahan sejak dini serta menginfomasikan ke masyarakat pada umumnya, sehingga timbul kesadaran diri untuk menjaga dan menerapkan pola hidup sehat.

Karena, berdasarkan data WHO hanya 5-10 persen saja kanker disebabkan oleh factor genetic/keturunan, selebihnya disebabkan oleh gaya hidup, pola makan , dan konsumsi minuman keras atau alkohol atau merokok, kegemukan dan kurang olahraga.

Permasalahan kanker berikutnya kebanyakan penderita kanker datang dalam keadaan terlambat. Keterlambatan disebabkan karena biaya pengobatan yang tinggi, pengertian dan kesadaran akan kanker masih kurang, informasi yang salah, serta adanya rasa takut untuk memeriksakan diri.

Keterlambatan juga disebabkan dari tenaga medis akibat kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam penatalaksanaan medis serta tidak memiliki jejaring kerja yang memadai. Keterlambatan juga dapat disebabkan karena keterlambatan rumah akibat fasilitas pelayanan yang belum memenuhi standar.

Ketua Yayasan kanker Indonesia cabang Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai hal bersama PKK dengan dukungan dari Pemkab Gianyar untuk mencegah kanker sejak dini, yang meliputi melakukan koordinasi lintas sektoral secara lebih intensif karena penyebab kanker yang multifactorial, orientasi guru sekolah, mensosialisasikan perilaku hidup bersih dan sehat, penyuluhan kanker anak sekolah, pembentukan kelompok peduli kanker melalui kegiatan simulasi, serta melakukan pelayanan deteksi dini dengan metoda IVA.

Kepala sekolah SD Negeri 5 Sebatu juga menambahkan, bahwa ia selalu mengajarkan anak untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, melakukan penanaman toga, menjaga kesehatan lingkungan, membasmi jentik nyamuk, serta kegiatan gosok gigi bersama karena menjaga kesehatan harus dimulai dari pola hidup yang bersih dan sehat serta lingkungan yang bersih.

Adapun kategori yang dinilai dalam perlombaan PKTP tahun ini meliputi, kegiatan administrasi dan organisasi, kegiatan penanggulangan kanker, penyuluhan, kebersihan lingkungan sekolah, simulasi serta hasil yang dicapai.

Wakil Bupati Gianyar, Agus Mahayastra mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Gianyar telah meningkatkan anggaran vaksinisasi dari tiga miliar 2015 menjadi enam miliar pada 2017, sehingga diharapkan dapat mencegah meningkatnya penderita kanker di Kabupaten Gianyar serta bagi penderita kanker agar memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih memadai mengingat penyakit kanker yang makin dini ditemukan sehingga kesembuhan yang diharapkan juga makin tinggi. (kup)