Labu Siam Mudah Dibudidayakan

20

MENCARI bibit labu siam di toko bibit tanaman, pasti Anda tidak akan pernah mendapatkannya. Pasalnya bibit labu siam dibuat dari biji labu siam yang sudah tua.

Bila ingin membudidayakan labu siam yang pertama harus disiapkan adalah bibit. Ketut Sueta, petani asal Banjar Lawak, Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung memaparkan, untuk membuat bibit caranya dengan memilih buah labu siam yang sudah tua. “Ciri-ciri labu siam yang cocok untuk bibit adalah warnanya kekuningan dan kulitnya lebih keras,” katanya.

Setelah mendapatkan labu siam yang cocok untuk bibit, letakkan di tempat yang lembab dan tidak terkena sinar matahari agar tunas bisa segera muncul. Diperlukan waktu sekitar 15 hari bahkan lebih, agar tunas dapat tumbuh.

Cara lain yaitu siapkan kompos untuk media persemaiannya, karena kompos mengandung unsur makro dan mikro yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman dan telah bersih dari gas amoniak yang menyebabkan tanaman layu dan mati. Kemudian siapkan pot ukuran sedang diameter 20 cm, lalu isi kompos sampai agak penuh, sisakan sedikit untuk menahan air bila dilakukan penyiraman. Lalu benamkan buah labu siam yang telah di pilih kedalam pot dengan posisi bakal tunas dan akar di atas.

Penyiraman dilakukan bila diperlukan saja yaitu 4 hari sekali dan jangan terlalu banyak. Penyiraman hanya cukup basah saja, karena bila terlalu banyak menyebabkan buah labu siam mudah busuk.

Pertumbuhan buah labu siam pada persemaian ketika umur 1 minggu setelah persemaian baru terlihat merekah pada bakal tunasnya. Pada minggu ketiga tunas dan akar mulai terlihat, dan pada minggu ke 5 batang mulai menjulur dan akarnya mulai berkembang pada waktu ini dapat ditambahkan tanah pada akar tanaman labu siam. Umur 8 minggu bisa dipindahkan ke lahan tanam. (pur)