Bros Alpaka Dihiasi Batu Asli Jadi Pilihan Konsumen Jelang Galungan Model Borobudur tetap ’’Best Seller”

26

Gianyar (Bisnis Bali)- Tren perhiasan wanita berbentuk bros, masih didominasi dari bahan baku alpaka, karena harganya selain terjangkau juga modelnya tidak kalah dengan perhiasan sejenis dari bahan baku emas. Meski demikian, saat ini trennya mengalami pergeseran. Dimana bebatuan yang digunakan sebelumnya imitasi, kini diganti dengan menggunakan bebatuan asli. Ini yang membuat perhiasan alpaka terlihat lebih mewah.

Anak Agung Putra Tresna Yoga, pemilik salah satu artshop di Celuk memaparkan, dalam kaitan itu menjelang Hari Raya Galungan kali ini, pihaknya lebih banyak membuat bros alpaka dengan kombinasi batu asli. “Sekarang konsumen lebih suka bros alpaka, dengan kombinasi batu asli  dari pada batu sintetis. Oleh karenanya, kami lebih banyak memproduksi bros dengan batu asli,” tuturnya.

Selain itu yang jadi ciri khas dari produk terbaru adalah, menggunakan batu yang bling bling, karena konsumen sekarang lebih senang batu yang terlihat lebih wah tersebut. ” Ada banyak pilihan model dan memang model Borobudur tetap menjadi best seller,” tukasnya. Pihaknya juga tetap menyediakan bros yang menggunakan batu besar serta batu kecil – kecil, sehingga konsumen memiliki banyak pilihan yang biasanya akan disesuaikan dengan kebaya yang akan digunakan.

Penggunaan batu asli ini, diakui, berpengaruh terhadap harga, bros alpaka jadi lebih mahal. “Memang harganya jadi lebih mahal, tapi kalau konsumen sudah suka harga tidak pengaruh bagi mereka,” tandasnya. Terlebih lagi, setinggi-tingginya harga alpaka, masih terjangkau bagi konsumen dari pada harga perak. (pur)