Evaluasi Pemanfaatan Alsintan Pascapanen

16
Evaluasi pemanfaatan Alsintan Pasca panen 2017 di Ruang Pertemuan Dinas pertanian Kabupaten Gianyar Selasa (10/10) lalu. (kup)

Gianyar (Bisnis Bali)- Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar gelar  pertemuan dengan para pekaseh membahas mengenai evaluasi pemanfaatan Alsintan Pascapanen 2017 di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Selasa (10/10) lalu.

Alat dan mesin pertanian mempunyai peranan penting dan strategis dalam rangka mendukung pemenuhan produksi pertanian yang terus meningkat sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk, menurunnya daya dukung lahan, rendahnya intensitas pertanaman, dan kepemilikan alsintan secara individu yang kurang menguntungkan.

Hal ini mutlak diperlukan, dikarenakan Alsintan dapat mempercepat dan meningkatkan mutu pengolahan tanah, penyediaan air, meningkatkan intensitas Pertanaman (IP), mengurangi kehilangan hasil, menjaga kesegaran dan keutuhan, meningkatkan nilai tambah melalui pengolahan produk komoditis pertanian dan melestarikan fungsi lingkungan.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, I Wayan Suarta mengimbau kepada seluruh Subak yang telah mendapatkan bantuan alsintan agar mampu memanfaatkan secara maksimal. Pemanfaatan Alsintan secara baik dapat meningkatkan pendapatan petani karena dengan bantuan mesin dapat mengurangi biaya dan mengefisienkan tenaga kerja yang ada.

Lebih lanjut ia mengimbau agar subak mendirikan sekeha panen atau Usaha Pelayanan Jasa Alat dan Mesin Pertanian (UPJA) untuk meningkatkan pendapatan subak. Subak kedepannya diharapkan mampu meningkatkan intensitas penanaman (IP) agar mampu melakukan penanaman di atas dua kali dalam setahun.

Penyuluh Pertanian Madia Kabupaten Gianyar, Made Putra mengatakan, sukses UPJA tidak terlepas dari kelembagaan yang baik, program kerja yang jelas dan keuangan yang transparan karena kepercayaan akan timbul jika ada transparansi dalam suatu kelembagaan. Ia juga mengimbau agar rapat subak diadakan rutin tiap bulan sebagai ajang bertukar pikiran antaranggota subak dan pengurus subak, serta subak diharapkan mampu berdayakan tiap kelompok subak agar eksistensi subak tetap terjaga dan produktivitas dapat ditingkatkan. (kup)