Mangupura (Bisnis Bali) – Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyambut positif Pekan Informasi Pembangunan (PIP) Badung 2017. PIP dinilainya memberi kontribusi positif dalam pembangunan Badung seutuhkan.

Hal itu dikemukakannya di sela-sela pembukaan PIP Badung 2017 di Puspem Badung, Senin (9/10) kemarin. “Kami sambut baik, karena PIP ini memberikan kontribusi yang sangat positif dalam rangka pembangunan Badung,” tegasnya.

Selain Bupati, pembukaan PIP Badung 2017 juga dihadiri Ketua DPRD Badung yang diwakili Ketua Komisi II Wayan Luwir Wiyana, Sekkab Badung Wayan Adi Arnawa, Asisten I IBA Yoga Segara, Kadis Pariwisata I Made Badra, Kabag Perwat Wayan Puja dan Kabag Humas I Putu Ngurah Thomas Yuniarta. Acara ini juga dihadiri puluhan wartawan dari kalangan media cetak dan elektronik.

Saat ini, ujarnya, pendapatan Badung dominan berasal dari sektor pariwisata. Karenanya, selain promosi yang dilakukan hingga ke luar negeri, Badung juga perlu menyiapkan infrastruktur. Selain jalan, objek dan atraksi wisata juga tetap perlu diversifikasi. Karenanya, Bupati sepakat PIP ini membedah taman sebagai pendukung objek pariwisata di Badung.

Sebelumnya Sekkab Badung Wayan Adi Arnawa yang membuka PIP ini menegaskan, sebagai destinasi pariwisata dunia, Badung perlu mengubah paradigma. Salah satunya persoalan hulu pariwisata wajib memperoleh perhatian. “Ini perlu dipikirkan bersama,” tegasnya.

Salah satu yang mulai dipikirkan adalah membangun taman-taman dengan fasilitas air mancurnya. Untuk tujuan ini, pihaknya akan mengoptimalkan corporate social responsibility (CSR). “Salah satunya di Patung Kuda Tuban yang sebelumnya gelap kini harus mulai ditata termasuk dengan tambahan air mancurnya,” tegasnya.

Kabag Humas I Putu Ngurah Thomas Yuniarta melaporkan, PIP dilaksanakan berdasarkan SK Bupati Badung No.3070/01/Hk/2017. Tujuannya untuk sinergitas dengan jajaran pers. “PIP ini merupakan aktualisasi antara pimpinan daerah dengan pers terutama dalam hal transformasi dan diseminasi informasi publik,” katanya.

Selain itu, tegasnya, PIP ini juga untuk memberi kesempatan kepada pers berperan pada pembangunan Badung melalui tulisan-tulisan mendalam. “Ini merupakan ajang bagi pers untuk terlibat langsung dalam pembangunan Badung,” tegasnya.

Topik PIP kali ini, ujar Thomas, adalah Pembangunan Taman Kota Guna Mendukung Pariwisata Berkelanjutan di Badung. Acara ini berlangsung mulai 9-13 Oktober 2017. Setelah pembukaan dan pembekalan pada Senin kemarin, PIP akan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan yang menyasar Kabupaten Purwakarta dan Kota Bandung di Jawa Barat.

Saat pembekalan, dua pemakalah ditampilkan yakni Kadis Pariwisata yang membawakan materi dengan topik “Pembangunan Taman Kota Guna Mendukung Pariwisata Berkelanjutan” serta Kepala DLHK yang diwakili sekretarisnya AA Wila Kusuma dengan materi “Selayang Pandang Taman di Kabupaten Badung”. (ad 1.922)