Denpasar (Bisnis Bali) – Warga KRB. Gunung Agung yang berada di Kota Denpasar telah kembali ke kampung halamannya. Dari total 14.746 jiwa warga KRB berada di Kota Denpasar sebanyak 236 jiwa pada, Sabtu (7/10) lalu, di fasilitasi Pemkot Denpasar kembali ke kampung halaman. Kepulangan warga KRB ini tak terlepas dari kondisi desanya yang dinyatakan masuka dalam zona aman.

Sejak himbauan mengungsi diberlakukan,  Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar mengambil langkah sigap untuk menyediakan beberapa titik posko-posko umum maupun posko mandiri dari masyarakat di Kota Denpasar.  Setelah beberapa hari mengungsi di beberapa titik seperti di posko pengungsian Jl. Danau Tempe, Jl. Gurita,  Jl. Sutomo, Posko Gor Kompyang Sujana,  dan Posko Kelurahan Peguyangan, para pengungsi memilih pulang lantaran menganggap kondisi desa mereka sudah aman.

Perhatian dan kepedulian Wali Kota Denpasar kepada para pengungsi sangat terlihat.  Di sela-sela kesibukan Wali Kota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra bahkan menyempatkan berkunjung ke posko-posko pengungsi dan memberikan motivasi kepada para pengungsi.

Terkait dengan kepulangan para pengungsi Pemkot Denpasar memfasilitasi warganya yang ingin kembali ke desanya masing-masing. Dinyatakan desanya masuk zona aman serta dibukanya fasilitas publik beberapa tempat dikarangasem menjadi salah satu alasan pulangnya sebagian besar pengungsi ini. Terlebih ketika salah satu pengungsi dalam keadaan hamil. “Mereka pulang karena desanya masuk zona aman dan fasilitas di sana sudah buka,  kami di sini atas instruksi pimpinan dan Wali Kota untuk memfasilitasi para warga yang hendak kembali ke desanya,” ungkap Sudarita yang merupakan Ketua Koordinator Posko Induk Kota Denpasar. (sta)