MENGHASILKAN kentang dalam jumlah besar, kelompok wanita tani di Desa Candi Kuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan berupaya memperoleh nilai tambah dengan membuat keripik kentang. Keripik kentang tersebut kemudian dijual di Pasar Candi Kuning dan sejumlah tempat pariwisata di sekitar desa tersebut.

Keripik kentang disukai banyak orang sehingga penjualan keripik kentang tersebut tidak menemui kendala. Rasa keripik kentang yang enak, membuat mereka yang mengkonsumsinya menjadi ketagihan. Hal tersebutlah yang membuat permintaan keripik kentang cukup tinggi, meski harganya juga jauh di atas harga keripik biasa.

Kentang jenis granola ini memiliki kandungan pati rendah dan kandungan air tinggi sehingga sangat cocok dijadikan sebagai keripik. Wayan Ada, petani Desa Candi Kuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan menuturkan, selain menjual kentang dalam bentuk buah segar, para wanita tani juga mengolahnya menjadi keripik kentang yang memiliki nilai ekonomis lebih tinggi. “Pembuatan keripik kentang ini sudah lama dilakukan dan ternyata memberikan keuntukngan dua kali lipat dibandingkan menjual buah kentang segar,” tuturnya.

Jadi bila ada kelebihan produksi, para wanita tani akan melakukan pengolakan kentang menjadi keripik kentang sehingga harga kentang di pasaran tidak menjadi anjlok. “Pembuatan keripik kentang ini memang mampu mengendalikan harga kentang di pasaran sehingga tidak terlalu anjlok. Selain itu pembuatan keripik kentang, sudah menjadi industri kuliner di desa kami yang mampu menggerakkan perekonomian karena harganya yang cukup tinggi ketimbang harga keripik talas atau keripik bayam yang juga banyak diproduksi di Candi Kuning,” tandasnya.

Di tataran kelompok wanita tani pembuatan keripik kentang ini memang masih sangat sederhana yaitu dengan mencuci bersih kentang, kemudian diiris-iris tipis lalu digoreng. Setelah digoreng kemudian keripik kentang dimasukkan ke dalam mesin dryer yang berfungsi untuk memisahkan keripik dari minyak sehingga keripik kentang menjadi tahan lama. Untuk pengemasan yang dilakukan kelompok wanita tani memang masih sangat sederhana, yaitu menggunakan plastik. Pengemasan dengan lebih baik dan diberikan merek akan dapat mendongkrak nilai jual keripik kentang, seperti produk keripik kentang yang ditawarkan banyak perusahaan terkemuka.(pur)