Status Awas Gunung Agung Berdampak terhadap Kunjungan Wisman di Jatiluwih  

28
BERLIBUR - Sejumlah wisatawan saat berlibur menikmati pemandangan di DTW Jatiluwih. (man)

Tabanan (Bisnis Bali) – Status awas Gunung Agung sudah mulai berdampak pada sektor pariwisata di Tabanan. Salah satunya, tercermin dengan adanya sejumlah pembatalan kunjungan widatawan ke DTW Jatiluwih.

Manajer DTW Jatiluwih, Nengah Sutirtayasa, belum lama ini mengungkapkan, saat ini kondisi jumlah kunjungan wisatawan yang hampir 80 persen merupakan wisatawan mancanegara belum terpengaruh terhadap peningkatan status awas Gunung Agung yang masih berlangsung hingga kini. Namun, ia akui jika kondisi status awas ini terus berlanjut dalam jangka panjang, kemungkinan akan berdampak pada penurunan jumlah wisatawan ke DTW Jatiluwih.

“Jika status awas ini terus berlanjut, kami khawatirkan akan mempengaruhi penurunan kunjungan wisatawan. Sebab, saat ini saja sudah terjadi pembatalan kunjungan sejumlah wisatawan ke DTW Jatiluwih,” katanya.

Menurut Sutirtayasa, saat ini dari beberapa akomodasi dan group yang rencananya akan berkunjung ke Jatiluwih sudah ada yang batal berkunjung pada bulan ini dan ada juga yang sudah melakukan pembatalan untuk kedatangan bulan depan. Ia memaparkan, September 2017 rata-rata kunjungan wisatawan ke DTW Jatiluwih mencapai 800 orang per hari. Jumlah tersebut hampir sama dengan kondisi periode sama tahun lalu.

“Jika dibandingkan dengan kunjungan Agustus 2017 dengan bulan yang sama  2016 terjadi peningkatan sekitar 20 persen,” ujarnya.

Ia mengatakan, terkait hal tersebut guna menarik minat wisatawan ke DTW Jatiluwih, pihaknya terus melakukan promo rutin. Meski diakui, kondisi Gunung Agung tidak bisa dihindari dan tentu akan berdampak pada kunjungan nantinya.

“Mudah-mudahan situasi ini akan cepat berlalu, sehingga kondisi akan membaik seperti semula,” katanya.

Sementara itu, Manajer Operasional DTW Tanah Lot, I Ketut Toya Adnyana mengungkapkan, peningkatan status Gunung Agung belum berpengaruh pada jumlah kunjungan wisatawan di Tanah Lot hingga kini. Hal sama juga terjadi pada belum adanya pembatalan paket wisata ke DTW Tanah Lot hingga kini. (man)