Permintaan Bunga Krisan Terimbas Resepsi Pernikahan

28
Pebisnis bunga potong. (aya)

Denpasar (Bisnis Bali) –  Permintaan bunga Krisan (Chrysantheum) belakangan ini meningkat. Pasalnya, cukup banyak masyarakat yang melangsungkan resepsi pernikahan beberapa pekan belakangan ini.

Hal itu diungkapkan Solihin, salah seorang pebisnis bunga potong di kawasan Denpasar, Jumat (6/10).

“Biasanya pada hari normal, jumlah bunga krisan yang terjual berkisar 10-15 ikat per hari, dan satu ikat berisi 10 potong, namun beberapa pekan terakhir penjualan meningkat menjadi rata-rata 25 ikat per hari,” katanya.

Menurutnya, cukup banyak penyedia jasa dekorasi pernikahan yang memburu bunga krisan berbagai warna, karena banyaknya resepsi pernikahan di daerah ini.  Bunga krisan yang disediakan, warnanya cukup bervariasi, seperti kuning, merah, pink, ungu, jingga, dan putih, sehingga konsumen dapat memilih bunga krisan berbagai warna tersebut. “Tidak hanya bunga krisan yang diminati, namun ada beberapa jenis bunga lainnya seperti mawar, anggrek, dan garbera juga cukup laris,” ungkapnya.

Katanya, pada musim pernikahan permintaan yang paling tinggi biasanya bunga krisan, karena banyak pilihan warna untuk dekorasi. “Bunga krisan dengan berbagai macam warna cukup cantik untuk dibuat dekorasi pernikahan,” jelasnya.

Pihaknya menambahkan, selain diramaikan oleh resepsi pernikahan, bisnisnya juga terdongkrak oleh pelanggan tetapnya, seperti dari hotel, vila dan restoran.

‘’Permintaan bunga potong dan bunga rangkai kami saat ini masih diramaikan oleh pelanggan tetap kami, seperti dari kalangan perhotelan, vila dan restoran,” tandasnya .

Hal senada diungkapkan Winda, salah seorang pebisnis bunga potong lainnya. “Dari sekian banyak varian bunga potong, krisan,  bunga mawar, aster dan gerbera cukup laris belakangan ini, yakni laku sebanyak ratusan potong dan puluhan bunga rangkai setiap harinya,” ujarnya. (aya)